Kabupaten Agam

Besok, Petugas BKSDA Periksa Hasil Tangkapan Kamera Trap, Update Jejak Harimau di Agam

Berikut Update kemunculan jejak Harimau di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (3/2/2022).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
istimewa/BKSDA Sumbar
Jejak kaki harimau sumatera yang ditemukan di Kabupaten Agam, Sumbar, Senin (31/1/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Berikut update kemunculan jejak Harimau di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (3/2/2022).

Jejak kaki harimau ini ditemukan di Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumbar.

Lokasi ini merupakan lokasi terjadinya konflik harimau bernama Puti Maua Agam yang saat ini sedang diobservasi di PR-HSD.

Seorang petani bernama Rano (38) yang sapinya pernah dimangsa Harimau Puti Maua Agam menyebutkan dirinya menemukan jejak kaki, "Si Raja Hutan" pada Sabtu (29/1/2022).

Selanjutnya, petugas memasang kamera trap sebanyak dua unit pada Senin (31/1/2022) di lokasi adanya jejak harimau.

"Kemarin pada Rabu (2/2/2022), saya pergi ke kebun dekat sapi yang dimangsa sebelumnya," kata Rano.

Ia menemukan bekas jejak kaki diduga harimau dekat lokasi konflik ini.

"Karena jejaknya sudah agak usang akibat sempat turun hujan. Jadi, saya tidak tahu apakah itu baru atau sudah lama," kata Rano.

Sedangkan, untuk tanda-tanda terbaru terkait kemunculan harimau ini belum ada.

Kepala Resort Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam, Ade Putra, mengatakan belum ada melakukan pengecekan terhadap kamera trap yang dipasang.

Pihaknya bersama tim pergi dari lokasi kemunculan jejak harimau ini pada Selasa (1/2/2022) yang lalu.

Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengecekan pada Jumat (4/2/2022) besok.

BKSDA Sumbar Lakukan Pengecekan

Dilansir TribunPadang.com, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat turun melakukan pengecekan terkait kemunculan jejak kaki Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (31/1/2022).

Jejak kaki harimau ini ditemukan oleh warga di Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam, Sumbar.

Baca juga: Dukung BKSDA, Tangani Dugaan Illegal Logging & Selamatkan Satwa, Dirjen KSDAE Apresiasi Polda Sumbar

Baca juga: Satu Beruang Madu Terperangkap, Jerat Babi di Kabupaten Solok Selatan, BKSDA Sumbar Lakukan Evakuasi

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved