Breaking News:

Berita Agam Hari Ini

Heboh, Kemunculan Harimau Sumatera Serang di Palembayan, Agam, Camat : Datang Lagi, untuk Menyerang

Heboh, atas kemunculan satu Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di pemukiman warga masyarakat Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi S

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Dok PR-HSD ARSARI Dharmasraya
Harimau Sumatera yang terlibat konflik dengan manusia di Siak Riau dibawa ke PR-HSD ARSARI Dharmasraya, Sumbar, Jumat (10/9/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Heboh, atas kemunculan satu Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di pemukiman warga masyarakat Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (6/1/2022) lalu.

Camat Palembayan, Sabirun mengungkapkan bahwa peristiwa Harimau Sumatera muncul dan menyerang sapi terjadi semenjak pertengahan Bulan Desember 2021 silam.

"Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) memang menyerang sebanyak tiga sapi hingga mati di Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar," kata Sabirun.

Dikatakannya, serangan Panthera tigris sumatrae atau Harimau Sumatera di wilayah Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar itu sebatas menyerang, tetapi tidak memakan ternak sapi ini.

"Sebelumnya telah dilakukan pengusiran juga oleh petugas BKSDA, tapi datang lagi," kata Sabirun.

Baca juga: BMKG Peringatan Dini Gelombang Tinggi: Sabtu, 8 Januari 2022: Laut Natuna Utara Capai 2.5 - 4 Meter

Satu ekor harimau yang berada di dalam kawasan Taman Margasatwa Bukit Kinantan Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).
Satu ekor harimau yang berada di dalam kawasan Taman Margasatwa Bukit Kinantan Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Baca juga: Slip Ban Mikrobus Melebar ke Parit Jalan Solok - Padang Km 65: 1 Korban Dirujuk ke RS M Natsir Solok

Camat Sabirun menyebutkan, sampai saat ini petugas BKSDA Sumbar sedang melakukan penanganan di lokasi kejadian.

"Terakhir-terakhir ini tidak ada muncul lagi. Harimau ini muncul pada malam hari dan pada siang hari tidak ada," kata Sabirun.

Sampai sejauh ini lanjutnya, kemunculan Harimau pada malam hari, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Selain itu, hewan ternak masyarakat juga sudah dimasukkan ke dalam kandang pada saat sore hari.

"Namun, masyarakat merasa khawatir juga dan pada malam hari tidak berani keluar rumah," kata Sabirun.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved