KAI Lakukan Pemagaran untuk Sterilisasi Aset di Pasar Tarandam, Warga Berharap Besi Pagar Digeser

KAI Divre II Sumatera Barat melakukan sterilisasi aset di kawasan Pasar Tarandam, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (25/11/2021).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
TribunPadang.com/reziazwar
Lokasi pemagaran aset KAI dekat Pasar Tarandam, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (25/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- KAI Divre II Sumatera Barat melakukan sterilisasi aset di kawasan Pasar Tarandam, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (25/11/2021).

Sterilisasi dilakukan dengan memasang pagar.

Walau sempat mendapatkan penolakan dari warga sekitar, pemagaran tetap dilakukan sambil diawasi oleh petugas kepolisian dan TNI.

Baca juga: Kemenhub Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Api di Sumatera Barat, Termasuk ke Sawahlunto

Baca juga: PT KAI Beri Penjelasan Terkait Kecelakaan Kereta Api yang Tewaskan Warga Apar Pariaman

Pantauan TribunPadang.com di lapangan, selain warga penolakan juga disampaikan pedagang yang berada di sekitar lokasi tersebut.

Mereka keberatan karena pemagaran dianggap mengganggu mobilitas warga yang berbelanja atau membawa barang dagangan dengan jumlah yang banyak.

"Memang tidak ditutup habis, tapi ada besi bagian pagar yang terlalu menjorok sehingga akan mempersulit membawa barang," kata warga RW 06 Yuzamarwan (56).

Ia berharap, besi pagar sedikit digeser atau dipotong sehingga bertambah ruang untuk akses masyarakat saat lewat.

"Ini kan sangat berbahaya, bisa membuat pengendara terjatuh," katanya.

Sementara Kepala Humas PT KAI Divre II Sumatera Barat, Erlangga Budi, mengatakan pihaknya hanya melakukan sterilisasi aset dengan melakukan pemagaran.

"Kita melakukan sterilisasi aset dengan pemagaran saja, perlu diketahui bahwa koperasi yang dahulunya mengontrak kepada KAI sudah habis waktu sewanya," kata Erlangga Budi.

Ia mengatakan, lokasi yang dipagar pada hari ini sudah habis masa sewanya.

"Kalau pedagang langsung melakukan sewa dengan koperasi dan itu sudah habis masa kontraknya," katanya.

Erlangga Budi menambahkan pemagaran dilakukan untuk keselamatan.

"Karena kalau dilihat kurang sedap. Jadi, kurang tertata," ujarnya.

KAI berencana akan melakukan sterilisasi terhadap kios-kios yang ada.

Namun, untuk saat ini belum dilaksanakan karena belum waktunya.

Terkait akses jalan warga, Erlangga Budi mengatakan lokasi itu bukanlah jalan berdasarkan Sertifikat Hak Pakai.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved