Breaking News:

PT KAI Beri Penjelasan Terkait Kecelakaan Kereta Api yang Tewaskan Warga Apar Pariaman

Seorang warga Desa Kampung Apar Pariaman, Muslim (65) tewas tertabrak KA Sibinuang di dekat stasiun kereta api Balai Kurai Taji sekitar pukul 06.45 WI

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Wahyu Bahar
Petugas kepolisian saat mengevakuasi korban tertabrak KA Sibinuang di dekat perlintasan rel Balai Kurai Taji Kota Pariaman, Provinsi Sumbar pada Kamis (11/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang warga Desa Kampung Apar Pariaman, Muslim (65) tewas tertabrak KA Sibinuang di dekat stasiun kereta api Balai Kurai Taji sekitar pukul 06.45 WIB, Kamis (11/11/2021).

Kepala Humas PT KAI Divre II Sumatra Barat Erlangga Budi Laksono membenarkan kejadian tersebut.

Baca juga: Kereta Api Padang-Pariaman Sibinuang Sediakan Bagasi Sepeda Non Lipat, KA Lokal Pertama di Indonesia

Baca juga: Aturan Naik Kereta Api Antarkota November 2021, Kini Penumpang Bisa Gunakan Hasil Rapid Test Antigen

"Terdapat korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas ini, seorang laki - laki usia sekitar 60 tahun," kata Erlangga.

Lebih lanjut ia menyampaikan untuk sarana KA setelah pengecekan tidak ditemukan kerusakan sarana.

"Berdasarkan keterangan di TKP bahwa pejalan kaki berada di jalur KA sesaat sebelum KA Sibinuang dengan nomor KA B1 melintas di lokasi kejadian."

"Indikasi sementara korban bunuh diri. Korban dievakuasi ke RSUD Pariaman," tuturnya.

Baca juga: Wali Kota Hendri Septa Dukung Pembangunan, 7 Pos Pintu Kereta Api dan 31 EWS di Kota Padang

Baca juga: Anak Usia di Bawah 12 Tahun Sudah Boleh Lagi Naik Kereta Api di Sumbar

Erlangga mengimbau bagi pejalan kaki atau pengendara lainya agar selalu berhati - hati dan berhentilah sejenak untuk memastikan tidak ada Kereta Api yang melintas saat akan lewat di jalur Kereta Api.

Saat ini, katanya, sepanjang 2021 sudah terjadi 30 kecelakaan kereta api.

Baca juga: Jadwal Kereta Api di Sumbar, KA Bandara Minangkabau Ekspres Kini hanya Ada 6 Perjalanan

Baca juga: KRONOLOGI Terios Tertabrak Kereta Api di Padang, Mobil Keluar dari Komplek Polri Bungo Tanjung

Ia menegaskan sesuai Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian Pasal 181 ayat 1, setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakan, meletakan, atau memindahkan barang diatas rel atau melintasi jalur kereta api, ataupun menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved