Berita Bukittinggi Hari Ini

Dua Pekerja di Bukittinggi Meninggal Dunia,Tertimbun Reruntuhan, Polisi: Korban Perbaiki Drainase

Sebanyak dua pekerja meninggal dunia akibat terjepit pada area lubang drainase di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Istimewa/Dok.BPBD Kota Bukittinggi
Para Petugas saat melakukan evakuasi terhadap korban tertimbun reruntuhan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebanyak dua pekerja meninggal dunia akibat terjepit pada area lubang drainase di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Peristiwa ini terjadi pada Senin (8/11/2021) kemarin, masing-masing korban merupakan pekerja, yang sedang melakukan perbaikan drainase.

"Iya, 2 orang pekerja terjepit di lubang drainase akibat longsoran tanah saat melakukan pekerjaan perbaikan drainase Kelurahan Bukit Cangang, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi," kata Kepala BPBD Kota Bukittinggi, Ibentaro Samudra, Selasa (9/11/2021).

Berdasarkan keterangan saksi atau masyarakat di lapangan, pihaknya mengetahui bahwa peristiwa kali ini terjadi pada Senin sekitar pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Memasuki Hari Ke-3: Belum Ditemukan Bocah, yang Terseret Arus Sungai di Lubuk Kilangan Kota Padang

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19, Menaker Ida Fauziyah: Jumlah Pekerja Informal Naik Hampir 60 Persen

Ibentaro Samudra mengatakan, saksi mata yang juga pekerja proyek bernama Joni (34) mendengar adanya bunyi gemuruh pada tanah di atas galian drainase. "Sementara sebanyak 4 orang pekerja ada di bawah galian," katanya.

Dikatakannya, sebanyak 2 orang pekerja berhasil menyelamatakan diri. Sementara 2 orang lagi tidak sempat keluar dari lubang galian.

"Selanjutnya dilakukan evakuasi bersama-sama dengan pihak terkait. Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 17.02 WIB," kata Ibentaro Samudra.

Ibentaro Samudra mengatakan, kejadian ini terjadi karena tingginya curah hujan akibat pengaruh La Nina menimbulkan longsor.

"Saat ini seluruh Kabupaten Kota di Sumatera Barat sesuai Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat tentang imbauan Siaga Darurat Bencana Hydrometeorologi," kata Ibentaro Samudra.

Ibentaro Samudra mengimbau, masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan ini dengan mewaspadai potensi longsor dan banjir di lingkungan masing-masing, dan turut serta menjaga kebersihan dari sampah.

"Selain itu, menyediakan tas siaga bencana di rumah masing-masing, menyusun rencana evakuasi mandiri serta tetap menjaga protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19," kata Ibentaro Samudra.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, melalui Kasi Humas AKP Sitinjak, juga membenarkan adanya 2 pekerja meninggal dunia akibat tertimbun reruntuhan.

Baca juga: UPDATE Bocah Hanyut di Padang, Ketua RT Sebut Korban Pulang Mencari Belut dan Bengkoang

Para Petugas saat melakukan evakuasi terhadap korban tertimbun reruntuhan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin (8/11/2021).
Para Petugas saat melakukan evakuasi terhadap korban tertimbun reruntuhan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin (8/11/2021). (Istimewa/Dok.BPBD Kota Bukittinggi)

Baca juga: Pengamen Duel Pakai Sajam di Pasar Atas Bukittinggi: Polisi Selidiki Perkara, Korban Dibawa ke RS

Kata dia, pekerja itu meninggal dunia saat melakukan penggalian drainase yang berlokasi di Bukik Cangang RT 04/RW 02, Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi.

"Personel SPKT sudah mendatangi lokasi kejadian, ada 2 korban bernama Yorsi Saputra asal Pasaman Barat dan Ari Saputra warga Palupuh Kabupaten Agam," kata AKP Sitinjak

"Korban tertimpa reruntuhan ketika tengah sedang membuat drainase di lokasi tersebut. Selanjutnya, dilakukan evakuasi dan ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata AKP Sitinjak.

Kata dia, setelah kejadian korban langsung dibawa ke RSUD Bukittinggi dan diserahkan kepada pihak keluarga.(TribunPadang.com/ Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved