Breaking News:

Balai Teknik Perkeretaapian Sumbar Bangun Pos Pintu KA, dan EWS di Perlintasan Sebidang Kota Padang

Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Sumatera Bagian Barat akan membangun Pos Jaga, Pintu Perlintasan Kereta Api dan tian

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
Istimewa/Dok.Humas PT KAI
Ilustrasi: Petugas PT KAI Sumbar menutup perlintasan liar di Padang, Senin (16/11/2020). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Sumatera Bagian Barat akan membangun Pos Jaga, Pintu Perlintasan Kereta Api dan tiang Early Warning System (EWS) di daerah Perlintasan sebidang di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Rencananya pada Tahun 2021 ini juga bakal dibangun sebanyak 7 palang pintu Kereta Api atau KA.

Selain itu terdapat 31 buah Tiang Early Warning system (EWS) menjelang tahun 2022 di beberapa wilayah yang dilalui rawan perlintasan kereta api, untuk mengurangi kecelakaan yang sering terjadi selama ini.

Hal itu mengemukaa saat di gelarnya rapat bersama antara Pemerintah Kota Padang dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Sumatera Bagian Barat, bertempat di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (26/10/2021).

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, mengapresiasi serta mendukung program keselamatan yang dilakukan oleh BTP Wilayah Sumatera Bagian Barat tersebut. Ini merupakan langkah yang positif kemajuan pembangunan Kota Padang ke depan.

Baca juga: Selama 2021 Terjadi 29 Kecelakaan antara Kereta Api dan Mobil di Sumbar

Baca juga: Tabrakan Kereta Api vs Mobil di Kampung Lalang Padang, Bagian Depan Honda Brio Ringsek

Menurutnya, cukup banyak daerah di Kota Padang yang dilalui oleh perlintasan KA di antaranya di Kecamatan Koto Tangah, Padang Selatan, Padang Utara dan Padang Timur.

"Daerah yang dilalui oleh perlintasan kereta api ini sering terjadi kecelakaan. Total kecelakaan yang terjadi sepanjang Tahun 2021 ini sebanyak 27 kali."

"Kita berharap dengan akan dibangun sarana prasarana ini dapat memberikan perlindungan, sekaligus rasa aman dan nyaman kepada warga kita yang melewati perlintasan kereta api ini," ujar Hendri Septa.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri mengatakan, selain membangun pos jaga, pintu perlintasan dan pembangunan tiang EWS, juga akan dibangun jalan inspeksi (frontage road) di 3 (tiga) titik di Kota Padang.

"Jumlah perlintasan kereta api di Kota Padang sangat banyak, ada sekitar 211 buah. Untuk meminimalisir ini kita akan tutup beberapa. Namun sebelum dilakukan penutupan kita akan bikin jalan inspeksi sehingga masyarakat nanti bisa melewati jalan tersebut," ucap Dian Fakri.

Dian Fakri menambahkan, selain hal diatas juga akan dilakukan pemasangan patok rel pembatas, penutupan beberapa perlintasan liar dan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) sebanyak 1 unit.

"Pembangunan sarana prasarana perlintasan kereta api ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar 219 miliar Untuk wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Padang di dalamnya," sebut Dian Fakri. (TribunPadang.com/Rima Kurniati)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved