Slamet Nelayan di Kota Padang 'Jual Kreativitas' Agar Dapur Tetap Mengepul

Alih profesi di saat pekerjaan utama tidak membuahkan hasil.Hal itulah yang tergambar dari seorang nelayan yang juga Ketua Nelayan, perajin kapal mini

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
TribunPadang.Com/Rezi Azwar
Slamet sedang merakit perahu di Jalan Seberang Bapayan, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (21/10/2021) 

Harga satu 'serampu' itu bervariasi, melihat dari ukuran besar dan lebarnya, kalau standar yang kerap digunakan nelayan biasanya memiliki harga Rp 1,5 juta rupiah.

"Bagian serampu ini dari Kepulauan Mentawai dan saya kurang tau nama jenis kayunya. Sedangkan untuk kayu tambahannya itu bebaslah dari yang punya perahu," katanya.

Dikatakannya, untuk mengetam bagian yang berliku menggunakan alat ketam seraut yang masih tradisional.

"Untuk upah perakitan perahu ini sebenarnya Rp 1,5 juta rupiah. Berhubung ini masih rekan kita juga sehingga seadanya," katanya.

Selanjutnya, antara papan yang digabungkan agar tersusun rapi nantinya akan diberi tepung khusus agar tidak dimasuki air.

"Untuk bagian 'serampu' nantinya akan dilapisi aluminium atau bisa juga fiber agar lama tahannya. Barulah dicat agar lebih rapi dan bagus," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved