Breaking News:

Penanganan Covid

Capaian Vaksinasi di Sumbar Masih Rendah, Gubernur Mahyeldi Telah Libatkan Ulama untuk Percepatan

Hingga saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih relatif minim.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
IST/Biro Adpim Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat meninjau vaksinasi di SMA 10 Padang, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih relatif minim.

Yakni berada di angka 28,43 persen untuk vaksin pertama dan 14,17 persen untuk vaksin kedua.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan hoaks masih menjadi penyebab cakupan vaksinasi di Sumbar rendah.

"Masih ada pengaruh hoaks, selain itu ada beberapa resistensi dari masyarakat, ini lah yang harus diterobos," ungkap Mahyeldi, Selasa (19/10/2021).

Mahyeldi menambahkan, berbagai upaya dilakukan, termasuk melibatkan ulama dan tokoh masyarakat untuk percepatan vaksinasi.

"Sesungguhnya ulama sudah berperan seperti NU, Muhammadiyah, Tarbiyah, dan organisasi Islam lainnya. Saya mengikuti itu. Publikasinya yang barangkali masih kurang," ucap Mahyeldi.

Sebagian orang tidak mengetahui informasi tersebut, ditambah hoaks yang bersileweran di media sosial.

Mahyeldi kembali mengajak MUI untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya tokoh-tokoh pemuka agama agar tidak termakan hoaks.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 di Padang Baru 50 Persen, Pemko Padang akan Sasar Pondok Pesantren

Mahyeldi saat meninjau kegiatan vaksinasi di kantor DPTW PKS Sumbar, Padang, Minggu (3/10/2021).
Mahyeldi saat meninjau kegiatan vaksinasi di kantor DPTW PKS Sumbar, Padang, Minggu (3/10/2021). (IST/PKS Sumbar)

Baca juga: Per 18 Oktober 2021: Menkes RI Sebut Program Vaksinasi Indonesia, Tembus 172 Juta Suntikan

"Ini perbanyak lagi informasi, mohon bantuan media, memberitakan ulama dan tokoh-tokoh masyarakat yang sudah divaksin," ujar Mahyeldi.

Soal kehalalan vaksin, Mahyeldi menyebut tidak perlu lagi diragukan.

Karena itu ia mengajak masyarakat berbondong-bondong mengikuti program vaksinasi.

"Soal halal, itu sudah jelas tidak ada yang perlu diragukan. Stok vaksin saat ini di Sumbar mencukupi. Kita akan terus melakukan pengecekan untuk memastikan vaksin itu tidak kadaluarsa," terang Mahyeldi. (TribunPadang.com/ Rizka Desri Yusfita)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved