Breaking News:

Pemko Padang Panjang

Padang Panjang Targetkan Universal Labour Coverage, Fadly Amran: Program Satu-satunya di Indonesia

Duet kepemimpinan Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan Wakil Wali Kota (Wawako), Drs Asrul telah mencapai tiga tahun

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.KOMINFO PADANG PANJANG
Wali kota Fadly Amran menggelar konferensi pers dengan para awak media dalam rangka refleksi Tiga Tahun Kepemimpinannya, Senin (18/10/2021) di Pendopo rumah dinas Kota Padang Panjang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PANJANG – Duet kepemimpinan Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan Wakil Wali Kota (Wawako), Drs Asrul telah mencapai tiga tahun tepatnya pada 9 Oktober 2021 lalu.

Selama perjalanan tiga tahun kepemimpinan, berbagai langkah kebijakan dan inovasi telah dan terus dilakukan demi terwujudnya visi “Kota Padang Panjang yang Bermarwah dan Bermartabat Menuju Kejayaan Padang Panjang” yang dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang Panjang 2018-2023.

Dalam kurun waktu tiga tahun, telah relatif banyak capaian kerja dan prestasi yang telah dan akan diraih duet kepemimpinan Fadly-Asrul ini.

Beragam prestasi diberbagai tingkat, mulai dari Provinsi hingga Nasional telah didapat Pemko di bawah tangan dingin duet kepemimpinan wali kota muda dan birokrat senior ini.

Baca juga: Jadi Keynote Speaker KNGI 2021 Fadly Amran Paparkan Inovasi Pembelajaran Sekolah di Padang Panjang

Baca juga: Plt Ketua Gebu Minang Sumbar Tegaskan, Fadly Amran Bakal Dilantik 17 September 2021

Rilis yang diterima redaksi menyebutkan bahwa Wali kota Fadly Amran menggelar konferensi pers dengan para awak media dalam rangka refleksi Tiga Tahun Kepemimpinannya, Senin (18/10/2021) di Pendopo rumah dinas Kota Padang Panjang.

Wali kota Fadly Amran mengatakan, masih ada program dalam pembangunan sumber daya manusia, yang saat ini sedang dikejarnya.

Fadly menjelaskan, pihaknya telah berkomitmen dengan pihak BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan terkait dengan jaminan sosial bagi para pekerja.

Dia mengemukakan bahwa angkanya akan dinaikkan dari 1.000 menjadi 2.000 orang pada tahun 2022 depan.

“Insyaa Allah dengan hal ini, kita juga akan mengejar Universal Labour Coverage. Jadi seluruh tenaga kerja aktif non-upah akan kita asuransikan, dan program ini merupakan satu-satunya di Indonesia."

"Kita juga sudah mendapatkan penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Barat pada bulan lalu atas inisiasi kita terkait hal ini,” paparnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved