Breaking News:

Semua Pelaku Usaha di Padang Diwajibkan Vaksin, Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi

Pemerintah Kota Padang mewajibkan semua pegawai pelaku usaha hotel, rumah makan dan mall dan swalayan divaksin covid-19.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Wali kota Padang, Hendri Septa, yang didampingi Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir pada Jumat (8/10/2021). 

Laporan Wartawan  TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kota Padang mewajibkan semua pegawai pelaku usaha hotel, rumah makan dan mall dan swalayan divaksin Covid-19.

Hal ini tertuang dalam surat edaran Wali Kota Padang Hendri Septa, tentang percepatan vaksinasi dan pemberlakuan aplikasi peduli lindungi pencegahan Covid-19, tertanggal 11 Oktober 2021.

Surat edaran ini menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sumbar tentang pemberlakuan wajib vaksinasi Covid-19 pada mall, swalayan, minimarket di Sumbar.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka saat PPKM Level IV di Padang, Wali kota Hendri Septa: Intinya Mereka Sekolah

Baca juga: Pemko Padang Giatkan Pemberian Vaksin, Hendri Septa: 1 atau 2 Minggu, Capai Syarat Minimal Nasional

Terdapat beberapa poin dalam edaran Wali Kota Padang ini, di antaranya:

Pertama, mewajibkan semua pegawai atau karyarwan tempat usaha divaksin termasuk kepada pengunjung, konsumen hotel, fasilitas hotel, rumah makan, restaurant, restaurant cepat saji, cafe, mall, plaza, supermarket, mini market. 

Kedua, pelaku usaha menerapkan Aplikasi Peduli Lindungi sebelum pengunjung atau konsumen memasuki hotel, fasilitas hotel, rumah makan, restaurant, restaurant cepat saji, cafe, mall, plaza, supermarket, mini market dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Baca juga: 12 Tahun Gempa Padang, Hendri Septa: Momentum Tingkatkan Waspada Bencana

Baca juga: Penyebab Banjir di Padang, Wali Kota Hendri Septa : Intesintas Hujan Tinggi dan Pasang Laut Naik

Baca juga: Wako Hendri Septa Ungkap Penyebab Banjir di Padang: Intesintas Hujan Tinggi dan Pasang Laut Naik

Untuk pengawasan kegiatan tersebut dilakukan oleh Satgas covid-19 Kota Padang yang terdiri dari Kepolisian, TNI, Kepolisian, TNI, BPBD, Satpol PP dan camat masing-masing wilayah. 

Penindakan terhadap pelanggaran Perda nomor 1 tahun 2021 tentang Adabtasi kebiasaan baru dilakukan oleh Satpol PP Padang didukung oleh pihak kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, surat edaran ini menyadur aturan yang sudah ditetapkan oleh presiden yang mewajibkan semua warga Indonesia divaksin.

Baca juga: Tinjau Banjir di Parak Jambu Dodok Tunggul Hitam, Wali Kota Padang, Hendri Septa: Air Sungai Meluap

Baca juga: Masa Jabatan Plh Sekda Edi Hasymi Berakhir, Hendri Septa: Sudah Usulkan Nama, Tunggu Surat Gubernur

Baca juga: Hendri Septa Jawab Sentilan, Dinilai Ingin Jomblo Pimpin Kota Padang: Saya Serahkan ke Datuk-datuk

"Itu biasa saja, sebab pemerintah pusat memerintah kita untuk capai vaksin, kita menyadur saja," kata Hendri Septa, Selasa (12/10/2021).

Soal sanksi yang akan diberikan bagi tidak mau divaksin, Hendri Septa mengatakan, aturan ini masih bersifat imbauan saja.

"Kita imbauan saja, sebab selama ini masih banyak juga yang menolak divaksin," ungkapnya. (*)
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved