Breaking News:

Banjir Padang

Wako Hendri Septa Ungkap Penyebab Banjir di Padang: Intesintas Hujan Tinggi dan Pasang Laut Naik

Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan, banjir kali ini merata hampir di semua kecamatan di Kota Padang.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Wali Kota Padang Hendri Septa meninjau banjir di Dadok Tunggul Hitam, Kamis (30/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan, banjir kali ini merata hampir di semua kecamatan di Kota Padang.

Penyebabnya, curah hujan yang tinggi berlangsung lama, sekitar 12 jam.

Lalu ditambah dengan kondisi pasang laut yang sedang naik.

Baca juga: 27 Titik Bencana di Wilayah Padang Pariaman, BPBD: Banjir, Longsor hingga Pohon Tumbang

Sehingga aliran air tidak berjalan dengan lancar dan masuk ke pemukiman masyarakat.

"Kebetulan minggu ini, air pasang laut naik. Jika minggu lalu lokasi banjir hanya Koto Tangah saja, kalau sekarang hampir semua kecamatan ada titik banjir," kata Hendri Septa, Kamis (30/9/2021).

Hendri Septa mengatakan, banjir kali ini disebabkan keadaan alam yang harus diterima.

Meskipun kondisi alam, Hendri Septa meminta warga untuk selalu waspada dengan situasi perubahan cuaca.

Baca juga: Curhat Erni yang Rumahnya Terendam Banjir di Padang: Anak-anak Tidur di Kasur Basah

"Tetap waspada, kita berharap musim seperti ini bisa cepat berlalu, insyaallah," ujarnya.

Hendri Septa mengatakan, pihaknya juga akan menelusuri kondisi aliran sungai pada titik yang terjadi banjir.

Dari pengalaman banjir sebelumnya di komplek Griya Anak Air, banjir tersebut terjadi karena aliran sungai tertahan dan berbelok ke rumah warga.

Setelah dilakukan pengerukan air sungai, saat hujan deras kali ini komplek tersebut tidak mengalami banjir.

Baca juga: Jadi Langganan Banjir, Warga Jondul Rawang Padang Berharap Perhatian Pemerintah

"Kami sudah bertindak langsung, dibantu BWS V kami melakukan pengerukan sungai dan pelurusan aliran sungai, alhamdulillah saat ini tidak ada banjir disana lagi," kata Hendri Septa.

Menurutnya, upaya penelurusan sungai untuk melihat penyebab banjir juga akan dilakukan.

"Kalau-kalau ada sungai yang alirannya tersumbat, akan kita benahi, dan kita lakukan apa yang bisa dilakukan," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved