Breaking News:

Hari Ketiga Belajar Tatap Muka di Padang, Siswa SD Gunakan Pakaian Bebas ke Sekolah

Pantauan TribunPadang.com di SD 27 Sungai Sapih Kota Padang, para siswa tampak belajar menggunakan baju bebas di ruangan kelas.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Suasana belajar tatap muka menggunakan pakaian bebas di Kota Padang, Rabu (6/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Siswa di Kota Padang tidak lagi menggunakan seragam pada hari ketiga belajar tatap muka di sekolah.

Pantauan TribunPadang.com di SD 27 Sungai Sapih Kota Padang, para siswa tampak belajar menggunakan baju bebas di ruangan kelas.

Meskipun menggunakan baju bebas, para siswa tampak antusias mengikuti pelajaran yang diberikan seorang guru.

Baca juga: Lowongan Kerja Padang: RS Siti Rahmah Membutuhkan Staf IT, Pendidikan D3 Teknik Komputer

Guru Kelas 6 SD 27 Sungai Sapih Kota Padang, Elmarista mengatakan, mulai hari ini, siswa memang diminta menggunakan baju bebas, terpenting sopan dan rapi.

Menurutnya, kebijakan menggunakan baju bebas ini berdasarkan edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.

"Awalnya ada edaran belajar tatap muka dihentikan, kemudian ada revisi lagi, belajar tatap muka tetap lanjut dengan menggunakan pakaian bebas," kata Elmarista, Rabu (6/10/2021).

Meskipun belajar dengan baju bebas, Elmarista mengaku tidak berpengaruh pada antusias siswa untuk belajar.

Baca juga: Beredar SE Disdikbud Padang Belajar Tatap Muka Dihentikan, Kabag Prokopim: Sudah Dicabut Lagi

"Siswa tetap semangat belajar di kelas, apalagi orang tua sangat bersemangat anaknya bisa belajar di sekolah," ungkapnya.

Elmarista mengatakan, sebelum siswa belajar tatap muka, orang tua murid harus menandatangani surat pernyataan perizininan belajar di sekolah.

"Semua orang tua murid menandatangani surat pernyataan ini, artinya tidak yang menolak belajar tatap muka," ungkapnya.

Dikatakan, belajar tatap muka dibatasi lima puluh persen di dalam kelas dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Materi pelajarannya juga materi yang pokok, materi essensial saja. Siswa yang belajar di sekolah juga hanya tiga hari saja," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved