Mengenal Budaya Ma Anta Nasi dari Marapulai Ka Anak Daro di Kota Padang
Selain makanan dan proses pengolahannya pada pameran ini pengunjung juga diberikan paparan cerita terkait tradisi kenapa makanan itu hadir.
Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Sumbar masih berlanjut.
Hari ini Sabtu (2/10/2021) rangkaian PKD ini diisi dengan pameran kuliner tradisi.
Pameran kuliner ini menyuguhkan berbagai ragam makanan dari beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Selain makanan dan proses pengolahannya pada pameran ini pengunjung juga diberikan paparan cerita terkait tradisi kenapa makanan itu hadir.
Baca juga: Semarak Pertunjukan “Tikai Jaman” pada Malam, Pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah Sumbar 2021
Baca juga: Pekan Kebudayaan Daerah Sumbar Dimulai 1 Oktober 2021, Ada Pertunjukan Kontemporer dan Multikultural
Di antaranya TribunPadang.com mendatangi stand kuliner dari Kota Padang yang menganGkat tema tradisi budaya "Ma Anta Nasi dari Marapulai Ka Anak Daro".
Terlihat makanan yang dihidangkan di atas meja sangat beragam, mulai dari daging, sayuran, agar serta kue terlihat tersusun rapi dan dihidangkan dengan sedemikian indah.
Sekretariat Ika Boga Kota Padang Ningsih memberi penjelasan pada TribunPadang.com terkait tradisi Ma Anta Nasi dari Marapulai Ka Anak Daro tersebut.
Berdasarkan paparan Ningsih tradisi ini dilakukan oleh Marapulai persis sewaktu acara baralek.
"Jadi tradisi Ma Anta Nasi dari Marapulai Ka Anak Daro ini dilakukan pada hari acara pernikahan, makanannya akan dibawa oleh rombongan Marapulai dengan memangkunya di tangan," paparnya.
Tradisi Ma Anta Nasi dari Marapulai Ka Anak Daro ini memiliki keunikan sendiri.
"Tradisi Ma Anta Nasi dari Marapulai Ka Anak Daro ini tidak ada membawa nasi sebenarnya, hanya penamaannya seperti itu," terangnya.
Dalam tradisi ini menurut Ningsih ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.
Di antaranya adalah terkait jumlah makanan yang dibawa oleh keluarga Marapulai.
"Minimal jumlah ragam makanannya harus 9, boleh juga lebih asalkan masih berjumlah ganjil," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/potret-gambar-beragam-jenis-makanan-khas-dari-sumatera-barat-yang.jpg)