Breaking News:

Capaian Vaksinasi Sumbar jadi Sorotan Jokowi, Pemprov Koordinasi dengan TNI Polri dan Swasta

Gubernur Sumbar mengatakan, Pemprov terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi covid-19 dengan melibatkan TNI Polri dan pihak swasta.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
IST/Biro Adpim Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat meninjau vaksinasi di SMA 10 Padang, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Presiden Joko Widodo menyoroti vaksinasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Pasalnya, angka capaian penyuntikkan vaksin dosis pertama masih di bawah 20 persen.

Gubernur Sumbar mengatakan, Pemprov terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi covid-19 dengan melibatkan TNI Polri dan pihak swasta.

"Kita berkoordinasi dan berkolaborasi dengan TNI/Polri BUMN dan swasta yang ada di Sumatera Barat untuk meningkatkan capaian vaksinasi agar kekebalan komunal bisa segera tercapai," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat meninjau vaksinasi di SMA 10 Padang, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Anggota DPRD Padang Dukung Wajib Vaksin Bagi Penerima Bansos, Azwar Siry: Harus Lebih Humanis

Menurutnya, masing-masing instansi dan lembaga memiliki sasaran yang berbeda sehingga dengan kolaborasi dan kerjasama secara gotong royong capaian vaksinasi bisa terus ditingkatkan.

Pemprov Sumbar menurutnya saat ini sedang melaksanakan program Gebyar Vaksin untuk pelajar dengan jumlah sasaran sekitar 250.000 siswa SMA dan SMK di daerah itu.

Pemerintah Kabupaten dan Kota juga menyediakan vaksin dan vaksinator di beberapa puskesmas untuk memberikan layanan vaksinasi bagi masyarakat secara gratis.

TNI Polri juga bergerak door to door memberikan vaksinasi kepada masyarakat sehingga jangkauannya juga menjadi lebih luas.

Baca juga: Cabor Tinju Sumbar Kirim1 Atlet Putri Berlaga di PON Papua 2021, Persiapan Sudah Sejak 2019

Demikian juga baik umum dan pihak swasta yang aktif untuk menyelenggarakan vaksinasi bagi pegawai, keluarga pegawai dan masyarakat sekitar.

"Dengan bersama-sama kita berharap capaian vaksinasi di Sumbar bisa terus meningkat," kata Mahyeldi.

Sementara itu terhadap siswa yang diberikan vaksinasi mahyeldi berpesan agar tetap menjalankan protokol kesehatan sebagai tindakan antisipasi dalam meminimalkan penyebaran Covid-19.

Juga diingatkan untuk meningkatkan imun dan iman supaya bisa terhindar dari paparan virus yang berbahaya tersebut.

Baca juga: Percepatan Vaksinasi Anak Berkebutuhan Khusus, Pemerintah Pakai Vaksin Sinopharm Hibah Raja UEA

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengakui vaksinasi di Sumbar sempat kendor.

Akan tetapi hal itu cepat diatasi dengan menggelar gebyar vaksin untuk pelajar SMA SMK dan SLB secara terus menerus.

"Kemarin-kemarin memang agak kendor, sekarang enggak. Insya Allah vaksin yang ada akan cepat dihabiskan, sekarang tidak ada yang menumpuk, bahkan mungkin sudah mulai menipis," tukas Audy. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved