Breaking News:

Kasus Covid-19 di Padang Panjang Mulai Turun, Capaian Vaksinasi Masih Tertinggi di Sumbar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang Nuryanuwar mengatakan, performa penanganan pandemi Covid-19 di kota itu sudah optimal.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang Nuryanuwar mengatakan, performa penanganan pandemi Covid-19 di kota itu sudah optimal.

Bahkan sebagian besar warganya telah menerima vaksin.

"Kasus konfirmasi sudah turun, jumlah pasien yang dirawat turun, begitu juga pasien yang meninggal, sementara capaian vaksinasi meningkat dan masih tertinggi di Sumbar," kata Nuryanuwar, Jumat (3/9/2021).

Ia melanjutkan capaian vaksinasi Covid-19 Kota Padang Panjang masih menempati urutan teratas baik untuk persentase dosis pertama maupun dosis kedua.

Baca juga: Wako Hendri Septa Minta PPKM Level IV Tak Diperpanjang, Semua Kelurahan di Padang Sudah Zona Hijau

"Per 2 September, capaian dosis pertama sebanyak 47,83 persen dan 31,52 persen untuk dosis kedua," terang Nuryanuwar.

Ia menambahkan tingginya capaian vaksinasi Kota Padang Panjang dibandingkan dengan daerah lain di Sumatera Barat, lantaran masyarakatnya yang sudah paham dan mengerti pentingnya vaksinasi.

Menurutnya, dukungan TNI/POLRI , camat, lurah dan tokoh masyarakat serta berbagai instansi vertikal lainnya terhadap tenaga kesehatan (nakes) dalam pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat, juga sangat menunjang.

"Sehingga vaksinasi Covid-19 Kota Padang Panjang kembali menempati urutan teratas di Sumbar," ujar Nuryanuwar.

Di samping itu, Nuryanuwar menyatakan adanya alokasi vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan yang telah diterima sebanyak 148 vial.

Baca juga: Geliat Bisnis Ikan Cupang di Masa Pandemi Covid-19 di Padang

Baca juga: Pemko Padang Fokus Merealisasikan Program Unggulan Membangun 500 Ruang Kelas Baru

Vaksin tersebut sebagai dosis ketiga untuk nakes.

"Ada sekitar 730 nakes di Padang Panjang," sambungnya.

Saat ini, kata Nuryanuwar, Dinkes Padang Panjang tidak lagi kekurangan vaksin karena sudah ada pasokan dari pusat.

Meski terkendali, aktivitas masyarakat tetap diawasi bersama-sama aparat, operasi yustisi terus dilaksanakan.

"Kalau tidak, dianggap masyarakat sudah selesai covid-19 ini. Bahaya, muncul masalah baru."

"Mudah-mudahan Padang Panjang bisa turun level, kalau dilihat dari jumlah kasus, ada kemungkinan untuk turun," jelas Nuryanuwar. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved