Breaking News:

CPNS Sumbar

Peserta Ujian SKD CPNS Padang 2021 Wajib Swab atau Rapid Antigen Maksimal H-2 

Peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Padang 2021 wajib mengikuti  tes swab atau rapid tes antigen sebelum ujian.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: afrizal
Tribun Jabar/Zelphi
Petugas melakukan rapid test antigen terhadap warga setelah kendaraan yang mereka tumpangi dengan nomor polisi dari luar wilayah Bandung Raya keluar di Gerbang Tol Baros 1, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021). Pelaksanaan Random Rapid Test Antigen bagi masyarakat pengguna jalan di luar wilayah Bandung Raya menyasar 50 warga yang diberhentikan kendaraannya secara acak. Dari hasil yang didapat, sebanyak 49 warga non reaktif dan 1 yang reaktif. Warga yang reaktif dirujuk untuk melakukan swab test PCR bersama 6 orang yang semobil. Dalam kegiatan tersebut dilibatkan personel Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Subgarnizun, Subdenpom, dan Kepolisian Polres Cimahi. 

Laporan Wartawan  TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Padang 2021 wajib mengikuti  tes swab atau rapid tes antigen sebelum ujian. 

Tes swab bisa dilakukan maksimal H-2, sementara rapid tes antigen H-1 pelaksanaan ujian SKD

Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi ASN BKPSDM Kota Padang Romy Elpa Segas mengatakan, ketentuan ini sesuai instruksi BKN dan gugus tugas Covid-19.

Baca juga: Masih Ada Waktu 2 Pekan, Tes SKD CPNS Padang Dimulai 15-25 September 2021 di Balai Kota Air Pacah

Baca juga: Tes SKD CPNS Pemko Padang akan Dibagi 3 Sesi per Hari, Bisa Diikuti Sekitar 150 Peserta

Pelaksaan tes SKD CPNS Padang 2021 akan digelar 15-25 September 2021 nanti.

Hasil pemeriksaan peserta akan dilaporkan ke panitia seleksi CPNS Pemko Padang.

"Kita sediakan nanti kontak WA, jika mereka positif Covid-19, kita undur jadwal pelaksanaan ujiannya," kata Romy, Kamis (2/9/2021).

BKPSDM Padang juga mengupayakan agar peserta tes SKD Pemko Padang bisa mendapatkan tes swab ataupun rapid antigen secara gratis.

Pemeriksaan gratis ini dilakukan melalui puskesmas dan RSUD Rasidin Padang.

"Kalau di klinik kan membayar dan saat ini BKN juga masih mengkaji apa dibolehkan hasil pemeriksaan dari pihak swasta," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved