Polisi Periksa 9 Saksi soal Surat Minta Uang Bertanda Tangan Gubernur Sumbar, Termasuk Sekda

Polisi telah memeriksa 9 saksi dalam kasus surat minta sumbangan bertanda tangan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, saat memperlihatkan barang bukti di Polresta Padang, Sabtu (14/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Polisi telah memeriksa 9 saksi dalam kasus surat minta sumbangan bertanda tangan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi.

Diketahui, sebelumnnya Tim Klewang Polresta Padang mengamankan 5 orang pria yang meminta sumbangan dengan surat resmi dari Gubernur dan Bappeda Sumbar.

"Kami dari Polresta Padang telah melakukan pemeriksaan terhadap dugaan kasus penipuan yang mencatut nama petinggi di Sumatera Barat dan telah melakukan pemeriksaan sebanyak 9 saksi," kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Kasus Surat Minta Uang Bertanda Tangan Gubernur Mahyeldi, Polisi: Betul dari Bappeda Sumbar

Ia menjelaskan, terhadap 9 saksi tersebut telah dilakukan pendalaman untuk dimintai keterangan.

"Sebanyak 9 saksi ini terdiri dari 5 orang lelaki yang kita amankan, Sekdaprov Sumbar, dari pihak Bappeda Sumbar, dan dari staf," katanya.

Selain itu, juga ada orang umum yang dimintai keterangan. Kata dia, orang tersebut bukan dari honorer maupun ASN dan hanya kenal dengan Gubernur Sumbar.

"Sampai saat ini masih kita lakukan penyelidikan, dan setelah keluar semua hasil secara lengkap akan dirilis," ujarnya.

Baca juga: Wagub Sumbar Sebut Surat Minta Uang Bertanda Tangan Mahyeldi Asli, Audy: Masih Berproses

"Memang para saksi mengatakan, kalau suratnya memang benar dari instansi. Namun, untuk pelaksanaannya, siapa yang berbuat kita akan dalami lagi dari saksi lain," katanya.

Saat ini, kata dia, pihaknya akan mencari tahu apakah bisa ditingkatkan menjadi penyidikan.

Untuk pemeriksaan Gubernur belum dijadwalkan, karena masih meminta keterangan-keterangan saksi.

Terkait 5 orang lelaki yang awalnya diamankan, disebutkannya akan mengembalikan uang sumbangan tersebut.

"Dari ke-5 orang tersebut, mereka mengatakan telah mengembalikan uang sumbangan yang dipergunakan untuk membuat majalah ini," katanya.

Baca juga: Soal Keabsahan Kop Surat Bappeda yang Digunakan Meminta Uang di Padang, Hefdi: Sedang Kami Telusuri

Namun, untuk kepastiannya akan dilakukannya pengecekan lebih lanjut.

"Karena ini keterangan dari mereka sehingga kami minta bukti dulu dari mereka. Nanti kalau sudah lengkap, baru kami sampaikan," katanya.

Sedangkan status ke-5 lelaki tersebut, kata dia, masih sebagai saksi sampai saat ini.

"Namun, kami sampaikan untuk tidak pergi ke mana-kemana dulu, karena akan ada pemeriksaan lanjutan terhadap ke-5 orang ini," katanya.

Sedangkan untuk barang bukti sudah disita, yaitu terdiri dari berkas dan surat-surat untuk meminta sumbangan dengan mencantumkan rekening pribadi. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved