Kunci Jawaban Tema

Tentukan Ide Pokok dari Masing-masing Paragraf Bacaan Kapal Phinisi Kapal Penjelajah Dunia

Menentukan ide pokok dari masing-masing paragraf bacaan Kapal Phinisi Kapal Penjelajah Dunia menjadi tugas yang disajikan dalam buku tema 1 kelas 5

Editor: afrizal
Tangkapangambar/Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Kunci jawaban tema 1 kelas 5 SD/MI Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Tentukan Ide Pokok dari Masing-masing Paragraf Bacaan Kapal Phinisi Kapal Penjelajah Dunia 

TRIBUNPADANG.COM- Menentukan ide pokok dari masing-masing paragraf bacaan Kapal Phinisi Kapal Penjelajah Dunia menjadi tugas yang disajikan dalam buku tema 1 kelas 5 halaman 160.

Sebelumnya, siswa diminta memahami bacaan Kapal Phinisi Kapal Penjelajah Dunia.

Setelah itu diminta mencari 10 ide pokok dari masing-masing paragraf bacaan.

Jawaban:

Paragraf 1: Kapal Phinisi adalah sebuah kapal layar kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan.

Paragraf 2: Phinisi ini diambil dari nama seseorang yang bernama Phinisi.

Paragraf 3: Kapal Phinisi adalah kapal istimewa.

Paragraf 4: Banyak upacara atau ritual yang dilakukan dalam membuat kapal Phinisi.

Paragraf 5: Peluncuran kapal Phinisi dilakukan pada saat air laut pasang dan matahari sedang naik.

Paragraf 6: Walaupun terbuat dari kayu, kapal ini mampu bertahan dari terjangan ombak besar di laut lepas.

Paragraf 7: Kapal Phinisi sendiri umumnya memiliki dua tiang layar utama dan tujuh buah layar. 

Paragraf 8 : Ada beberapa jenis kapal Phinisi, tetapi yang pada umumnya Phinisi ada dua jenis.

Paragraf 9 :  Phinisi dibuat dengan interior yang mewah dan dilengkapi peralatan menyelam, dan peralatan permainan wisata bahari.

Paragraf 10 : Kapal Phinisi juga dijadikan lambang salah satu gerakan WWF, yakni SOSharks.

Kunci Jawaban Tematik Halaman 163

Amatilah gambar-gambar berikut!

Berilah tanda centang (v) pada gambar yang menunjukkan budaya asli Indonesia.

Berilah tanda silang (x) pada gambar yang menunjukkan budaya hasil dari pencampuran atau peleburan dengan budaya dari luar negeri.

Penjelasan:
Gambar 1 : Keroncong merupakan jenis musik yang asalnya dari Portugis. Musik diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga Portugis sejak datang ke Nusantara pada abad ke-16.

Gambar 2 : Reog berasal dari Provinsi Jawa Timur tepatnya di daerah Ponorogo, Olehnya itu kesenian ini lebih dikenal dengan istilah Reog Ponorogo

Gambar 3 : Tari Kecak merupakan tari khas Provinsi Bali yang diciptakan oleh seorang seniman bernama Wayan Limbak.

Gambar 4 : Barongsai adalah tarian tradisional masyarakat tiongkok. Di Indonesia tarian ini biasanya ramai dimainkan pada saat peringatan Imlek.

Kunci Jawaban Tematik Halaman 164

Hubungkan dengan garis antara identitas budaya daerah dengan provinsi asalnya.

kunci jawaban tema 1 kelas 5 subtema 3 pembeljaran 4 halaman 164

Alternatif Jawaban :

Budaya Daerah di Pulau Sumatera

jawaban tematik halaman 164 kls 5 tema 1 subtema 3

Budaya Daerah di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara

kunci jawaban tematik kls 5 sd tema 1 subtema 3 halaman 164

Budaya Daerah di Pulau Kalimantan dan Sulawesi

kunci jawaban halaman 164 kelas 5 tema 1

Budaya Daerah di Pulau Papua dan Maluku

kunci jawaban <a href='https://padang.tribunnews.com/tag/tema-1-kelas-5-halaman-164' title='tema 1 kelas 5 halaman 164'>tema 1 kelas 5 halaman 164</a>

Kunci Jawaban Tematik Halaman 166

Ayo Berlatih

kunci jawaban tematik kelas 5 sd tema 1 halaman 166

Peta di atas adalah peta jalur penerbangan antarpulau di Indonesia.

Sekarang sebutkan bandara-bandara dan lapangan udara di tiap-tiap provinsi di Indonesia.

1. NAD: Sultan Iskandar Muda, Cut Nyak Dhien, Lasikin, Maimun Saleh,  Malikus Saleh, Syekh Hamzah Fansyuri,Teuku Cut Ali,  Lhok Sukon

2. Sumut: Kuala Namu, Polonia, Aek Godang, Binaka, Ferdinand Lumban Tobing, Lasondre, Sibisa, Toba Samosir
Silangit,  Barita, 

3. Sumbar: Minangkabau International Airport, Pusako Anak Nagari, Rokot

4. Riau: Sultan Syarif Kasim II, Japura,  Sungai Pakning, Pasir Pengaraian,  Pinang Kampai, 

5. Kepri: Raja Haji Fisabilillah (Tj. Pinang), Hang Nadim (Batam), Dabo,  Ranai,  Sei Bati,  Matak

6. Jambi: Depati Parbo,  Muara Bungo,

7. Sumsel: Sultan Mahmud Badaruddin II, Atung Bungsu,  Silampari, Pendopo

8. Babel: Depati Amir, Pangkalpinang H. A. S. Hanandjoeddin 

9. Bengkulu: Enggano dan Mukomuko

10. Lampung: Pekon Serai, Gatot Subroto.

11. Banten: Soekarno Hatta, Budiarto,  Tanjung Lesung

12. Jakarta: Halim Perdana Kusuma, Pulau Panjang

13. Jabar: Husein Sastrangara,  Cakrabhuwana, Nusawiru, Cibeureum

14. Jateng: Ahmad yani, Adi Sumarmo, Tunggul Wulung, Wirasaba,  Dewandaru,  Ngloram

15. DIY: Adi Sutjipto

16. Jatim: Juanda, MLG - Abdul Rachman Saleh, Trunojoyo, Masalembo, Blimbingsari, Notohadinegoro, Iswahyudi, Harun Thohir

17. Bali: Ngurah Rai, Letkol Wisnu

18. NTB: Lombok Praya, Brangbiji,  Lunyuk, Muhammad Salahuddin, 

19. NTT: El Tari, Frans Sales Lega, Labuhan Bajo, Tambolaka, Umbu Mehang Kunda,  Soa, H Hasan Aroeboesman, Wai Oti, Gewayantana, Wonopito, Mali, Lekunik, Tardamu, Haliwen, Atambua

20. Kalbar: Supadio, Tjilik Riwut Tebelian, Rahadi Oesman, Susilo, Nanga Pinoh, Pangsuma

21. Kaltim: Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan,  Kalimarau, Datah Dawai, Melalan, Sangkimah, Temindung, Tanjung Bara, Tanjung Santan

22. Kalteng: Iskandar, Tumbang Kuala Kurun, Kuala Pembuang,  H. Asan, Beringin

23. Kalsel: Syamsudin Noor, Warukin, Bersujud, Stagen

24. Kalut: Juwata, Pulau Bunyu,  Yuvai Semaring, Long Apung, R.A. Bessing, Nunukan, Tanjung Harapan

25. Sulbar: Bandar Udara Tampa Padang, Mamuju

26. Sulut: Sam Ratulangi, Melonguane,  Naha, Mopait

27. Sulteng: Kasiguncu, Mutiara SIS Al-Jufrie, Pogugol, Lalos,  Syukuran Aminuddin Amir

28. Sultra: Betoambari, Matahora , Maranggo , Haluoleo, Sugimanuru, Sangia Ni Bandera

29. Sulsel: Sultan Hasanudin, Andi Djemma,  Pongtiku, H. Aroeppala , Lagaligo , Inco Soroako Waws

30. Gorontalo: Bandar Udara Internasional Jalaluddin, Gorontalo

31. Malut: Emalamo, Gamarmalamo,  Gebe, Kuabang, Oesman Sadik, Pitu,  Internasional Sultan Babullah, Taliabu, Buli, Maba

32. Maluku: Patimura, Amahai, Bandaneira, Dobo, Dumatubun, Liwur Bunga,  Mangole, Leti, Moa Namlea, Namrole,  Nangasuri,  Matilda Batlayeri, Purpura,

33. Papua Barat: Abresso, Anggi, Ayawasi, Babo, Bintuni, Inanwatan, Jeffman, Kambuaya, Kebar, Merdey, Pulau Gag, Rendani,Teminabuan,  Wasior,  Torea

34. Papua: Sentani, Frans Kaisepo,  Mopah, Apalapsili, Arso, Mararena, Mindiptana, Moanamani

Kunci Jawaban Tematik Halaman 167

kunci jawaban tema 1 kelas 5 sd subtema 3 halaman 167

Peta di atas adalah peta jalur pelayaran antarpulau di Indonesia. Sekarang sebutkan nama pelabuhan di tiap-tiap provinsi di Indonesia.

1. NAD: Pelabuhan Krueng Geukueh, Pelabuhan Kuala Langsa, Pelabuhan Malahayati, Pelabuhan Yoseph Iskandar, Tapaktuan,

2. Sumut: Pelabuhan Tanjung Balai, Pelabuhan Kuala Tanjung, Batubara, Pelabuhan Belawan,

3. Sumbar: Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Muara, Padang

4. Riau: Pelabuhan Sungai Pakning, Dumai, 

5. Kepri: Pelabuhan Sekupang, Pelabuhan Nongsa, Pelabuhan ASDP Desa Jagoh, Lingga, Pelabuhan ASDP Dompak, Tanjungpinang, 

6. Jambi: Pelabuhan Jambi, Pelabuhan Idris Sardi, Muara Sabak

7. Sumsel: Pelabuhan Tanjung Api-api, Palembang,

8. Babel
Pelabuhan Tanjung Pandan, Pelabuhan Pangkal Balam

9. Bengkulu: Pelabuhan Bengkulu, Bengkulu

10. Lampung: Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Panjang

11. Banten: Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten

12. Jakarta: Pelabuhan Sunda Kelapa, Pelabuhan Tanjung Priok

13. Jabar: Pelabuhan Cirebon, Pelabuhan Pramuka, Garut, Pelabuhan Pertiwi, Pamanukan, Subang

14. Jateng: Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap,

15. DIY: Pelabuhan Tanjung Adikarto

16. Jatim : Pelabuhan Batu Guluk, Kamal,  dan Kalianget, Madura,  Pelabuhan Kalimas, Ketapang,  Surindro Supjarso, Popoh, Pelabuhan Ujung, Surabaya,  Pelabuhan Tanjung Perak,  Tanjung Tembaga, Tanjung Wangi

17. Bali: Pelabuhan Gilimanuk, Padangbai, Benoa, Celukan Bawangm Amuk, dan Nusa Penida

18. NTB: Lembar,  Pelabuhan ASDP Kayangan,  Pelabuhan Kabupaten Lombok Timur Labuhan Haji, Lombok
Pelabuhan Kapupaten Lombok Timur Tanjung Luar, Lombok

19. NTT: Waingapu, Sumba, Pelabuhan Tenau, Kupang, Pelabuhan Bung Karno, Ende, Pelabuhan Ippi, Ende, Kabupaten Belu, Larantuka, Lorosay,

20. Kalbar: Dwikora, Kalimantan Barat

21. Kaltim: TPK Palaran,Samarinda, Semayang, Balikpapan

22. Kalteng: Palangkaraya, Sampit-Kotim, Kumai-Kobar, Bagendang-Sampit, Kuala Pembuang-Seruyan, Kalimantan Tengah

23. Kalsel: Banjarmasin, Batu Licin, Satui, Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin

24. Kalut: Malundung, Tarakan

25. Sulbar: Polewali, Sulawesi Barat

26. Sulut: Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara

27. Sulteng: Pelabuhan Pantoloan, Pantoloan, Sulawesi Tengah

28. Sultra: Kendari, Sulawesi tenggara, Buton, Sulawesi Tenggara

29. Sulsel: Makassar,  Tanjung Ringgit, Palopo,  Belopa,  Malili, Pare Pare, Barru , Paotere, Pelabuhan penyeberangan Bajoe-Watampone

30. Gorontalo: Pelabuhan Gorontalo, Pelabuhan Anggrek, Kwandang

31. Malut: Pelabuhan Ternate, Bul, Daruba Sanana, Tobelo, Labuha, Gebe, Jailolo, Soa Sio, dan Laiwui

32. Maluku: Pelabuhan Yos Soedarso, Banda, Tuhelu, Wahai, Waisarisa, Saumlaki, Namlea, Amahai, Geser,  Leksula, Tual,  Dobo, dan Wonreli

33. Papua Barat: Pelabuhan Sorong, Manokwari, Fak-fakm Kaimana, Bintuni, Taminabuan, dan Wasior

34. Papua: Pelabuhan Depapre, Jayapura,  Biak, Merauke, Nabire, Agats, Pomako, dan Amahai

Kemajuan dan perkembangan bidang transportasi antarpulau akan makin memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena akan meningkatkan mobilitas antarpulau, sehinga akan memungkinkan terjadinya persebaran dan pertukaran sistem nilai dan budaya antarpulau. Jika sudah terjadi hal yang demikian maka setiap pulau termasuk masyarakatnya akan lebih merasa menjadi satu kesatuan dan menjadi bagian penting yang tak terpisahkan dari NKRI.

Kunci Jawaban Tematik Halaman 168

Ayo Mengamati

Amatilah perilaku orang-orang di sekitarmu. Tuliskan contoh-contoh kegiatan pengambilan keputusan bersama yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Alternatif Jawaban:

Sekolah:
- Pemilihan ketua kelas
- Diskusi kegiatan belajar kelompok
- Pemilihan ketua organisasi sekolah
- Menyukseskan kegiatan sekolah

Rumah:
- Penentuan lokasi liburan keluarga
- Pembagian tugas di rumah
- Penentuan tempat sekolah anak
- Penentuan waktu acara keluarga

Masyarakat:
- Rapat ronda malam
- Rencana kerja bakti setiap pekan
- Pemilihan ketua RT/RW
- Gotong royong pembangunan tempat ibadah
- Perumusan dan pengesahan rencana anggaran pendapatan dan belanja pembangunan RW/Desa.

Bangsa dan Negara:
- Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden
- Pemilihan Kepala Daerah
- Pemilihan Wakil Rakyat

"Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila apabila diamalkan akan menjamin kehidupan dalam berbangsa dan bernegara dengan lebih baik. Indonesia pun akan semakin disegani oleh bangsabangsa lain di dunia. Perasaan menjadi satu kesatuan sebagai bangsa Indonesia juga merupakan salah satu amanah dari Pancasila. Pancasila yang merupakan dasar negara menghendaki semua unsur dalam bangsa menjadi satu kesatuan layaknya sila-sila dalam Pancasila. Layaknya papan catur, berbeda warna terkotakkotak, namun membentuk satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Jika ada satu yang terpisah atau terlepas, papan catur tersebut tidak akan lagi bisa berfungsi."

Disclaimer:

- Soal ini berupa pertanyaan terbuka. Artinya, ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

(TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved