Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Mikro Level 4, Ini Aturan yang Berlaku Hingga 25 Juli 2021 di Kota Bukittinggi

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang mulai 21 hingga 25 Juli 2021. Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM/PANJI RAHMAT
Mobil minibus dari Pekanbaru yang hendak ke Bukittinggi, disuruh petugas untuk putar balik di pos penyekatan Sumbar-Riau di Pangkalan, Kamis (6/5/2021). 

Kemudian, untuk sektor esensial lainnya seperti pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi (operator seluler, data center, internet, pos dan media penyebaran informasi), perhotelan nonpenanganan karantina, boleh beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen jumlah karyawan. 

Baca juga: Mulai Hari Ini Padangpanjang PPKM Level 4, Kadiskes: Tempat Tidur Isolasi dan ICU Telah Terpakai 50%

Baca juga: Kota Padang Perpanjang PPKM Darurat, Penyekatan Kendaraan di Pintu Masuk Berlanjut 

Adapun esensial pada sektor pemerintahan yang menyelenggarakan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda, hanya diperbolehkan maksimal 25 persen staf yang melaksanakan bekerja di kantor (WFO) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pasar tradisional, toko kelontong, pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya sampai pukul 20.00 WIB udengan kapasitas pengunjung yang diperbolehkan hanya 50 persen. 

Sedangkan untuk apotek dan toko obat diperbolehkan beroperasi selama 24 jam.

Baca juga: PPKM Darurat Padang Diperpanjang, Pengunjung Restoran Dibolehkan Makan Di Tempat, Jumlah Dibatasi

Baca juga: PPKM Mikro Diterapkan, Pelajar di Kota Pariaman Kembali Sekolah secara Daring

Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, restoran, kafe, pedagang kaki lima, lapak jalanan) yang beraktivitas pada lokasi tersendiri ataupun yang berlokasi di dalam mal/pusat perbelanjaan diperbolehkan untuk beraktivitas hanya untuk pelayanan jemput antar/bungkus (delivery/take away).

Dengan penerapan pengetatan PPKM Mikro ini, Pemko Bukittinggi masih menutup fasilitas umum seperti objek wisata, taman-taman dan lain sebagainya. 

Hal yang sama juga berlaku untuk kegiatan seni dan budaya, olahraga, dan sosial kemasyarakatan, termasuk resepsi pernikahan.

“Semua mengacu ke Inmendagri, diharapkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” harap Yulman. (*)


Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved