Breaking News:

Bak Memakan Buah Simalakama, Seperti Itulah Nasib Semen Padang FC Kini

Keadaan Semen Padang FC (SPFC) saat ini menurut supporternya seperti termakan buah simalakama.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Saridal Maijar
Istimewa
Bentuk dukungan The Kmers pada pertandingan Semen Padang FC sebelum pandemi covid-19. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Keadaan Semen Padang FC (SPFC) saat ini menurut supporternya seperti termakan buah simalakama.

Pernyataan tersebut berkaca pada keadaan kompetisi yang sampai saat ini belum ada kejelasan.

Meski begitu, pihak klub SPFC terus melakukan persiapan tim untuk menghadapi kompetisi.

Baca juga: Liga 2 Belum Ada Kejelasan, Suporter Semen Padang FC The Kmers: Situasi Serba Rumit

Supporter SPFC The Kmers melalui ketuanya Buya Ihsan mengatakan, situasi seperti ini seperti memakan buah simalakama.

"Kondisi seperti ini membuat klub serba sulit, maju mundur kena," terangnya.

Sehingga keputusan klub sulit untuk bisa dikatakan tepat maupun disalahkan.

"Sekarang serba rumit tidak ada yang bisa dianalisis dalam keadaan seperti ini," paparnya.

Baca juga: Dua Asisten Pelatih Semen Padang FC Ikut Kursus Pelatih Lisensi A Diploma

Sebagai supporter, ia mengaku tidak bisa banyak berkata karena situasi yang membuat keadaan sepeti ini.

Ia bependapat di tengah tidak ada kepastian ini pasti berdampak pada pengeluaran klub.

"Kita harus realistis di tengah keadaan seperti ini, penundaan kompetisi ini berdampak pada kesiapan dana klub," terangnya.

Baca juga: Hari Ini Latihan Semen Padang FC Dipindah Sore Hari, Weliansyah Ungkap Penyebabnya

Menurutnya klub tentu harus tetap mengeluarkan gaji pemain dan keperluan lainnya karena penundaan ini.

"Sejujurnya situasi seperti ini memang serba rumit," papar Ihsan.

Kondisi seperti ini tentu membuat sponsor menarik diri, namun dana klub tetap harus keluar. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved