Masjid Raya Sumbar Tak Gelar Salat Idul Adha 2021, Pengurus: Ikuti Ketentuan PPKM Darurat Padang
Pengurus Masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar) memastikan tidak akan menggelar salat Idul Adha berjemaah di masjid tahun 2021 ini. Kepala Biro Bintal
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pengurus Masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar) memastikan tidak akan menggelar salat Idul Adha berjemaah di masjid tahun 2021 ini.
Kepala Biro Bintal dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumbar, Syaifullah mengatakan, peniadaan salat di Masjid Raya Sumbar mengikuti ketentuan PPKM darurat yang tengah berlangsung di Kota Padang.
"Kita mengikuti edaran Walikota Padang, masjid yang dibolehkan gelar salat berjemaah hanya masjid pemukimanan.
Baca juga: PPKM Darurat di Tiga Daerah Sumatera Barat Diperpanjang atau Tidak, Ini Kata Wagub Audy Joinaldy
Baca juga: Langgar Prokes saat Pemberlakuan PPKM, Satpol PP Beri Surat Panggilan Pemilik Rumah Makan di Padang
Baca juga: PPKM Darurat di Padang: Pantai Padang Tampak Sepi, Akses Jalan Masuk di Depan Masjid Al Hakim Tutup
Sementara itu Masjid Raya Sumbar tidak berada dipemukiman, maka kita tidak akan mengelar salat idul adha," kata Syaifullah, Jumat (16/7/2021).
Ia mengatakan, pengurus Masjid Raya Sumbar mengikuti ketentuan PPKM darurat tersebut
Syaifullah meminta jemaah untuk memaklumi hal ketentuan tersebut.
Baca juga: PPKM Darurat di Padang: Pedagang Pantai Purus Mengeluh, Tak Dapat Penghasilan Lalu Pinjam ke Saudara
Baca juga: Bulog Sumbar Siapkan 3.500 Ton Beras saat PPKM Darurat, Penyaluran Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
Baca juga: PPKM Darurat, Kepala BI Perwakilan Sumbar: Daya Beli Masyarakat Tergerus dan Menurun
Kata Syaifullah, saat ini kasus covid-19 di Padang dan Sumbar mengalami peningkatan, kebijakan meniadakan salat Idul Adha di Masjid Raya ini juga untuk antisipasi penularan.
"Kepada jemaah kita minta untuk tetap melaksanakan salat Idul Adha berjemaah di masjid terdekat atau masjid pemukiman," tambahnya.
Syaifullah menambahkan, hingga kini Masjid Raya Sumbar tetap melaksanakan salat berjemaah seperti biasa, dengan protokol kesehatan.
"Protokol kesehatannya masih sama, tidak kita sediakan perlengkapan salat, dan sebelum masuk dipastikan pakai masker dan juga mencuci tangan," tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/masjid-raya-sumbar-akan-dijadikan-venue-untuk-cabang-tilawah-dewasa-dan-qiraat-sabaah-mujawwad.jpg)