Macam-macam Penyerbukan pada Tumbuhan

Penyerbukan pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua. Ada penyerbukan berdasarkan perantaranya dan ada penyerbukan berdasarkan asal serbuk sarinya.

Editor: afrizal
TRIBUNNEWS.COM
ILUSTRASI - Bunga Sakura Jepang di semenanjung Boso Perfektur Chiba Jepang sudah mulai mekar di Februari 2016. Bunga ini mekar lebih cepat dari perkiraan, yakni pada 25 Maret mendatang. 

TRIBUNPADANG.COM- Jelaskan macam-macam penyerbukan pada tanaman.

Artikel ini adalah bagian Laman Edukasi yang disediakan TribunPadang.com untuk menjawab pertanyaan populer.

Hari ini pertanyaan yang dijawab adalah macam-macam penyerbukan pada tanaman.

Penyerbukan pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua.

Baca juga: Urutkan Tahun Produksi Bawang Merah Berdasarkan Jumlah Produksi yang Paling Banyak

Ada penyerbukan berdasarkan perantaranya dan ada penyerbukan berdasarkan asal serbuk sarinya.

Penyerbukan berdasarkan perantaranya dibedakan lagi menjadi empat macam, yakni penyerbukan dengan bantuan angin (anemogami), penyerbukan dengan bantuan hewan (zoidiogami), penyerbukan dengan bantuan air (hidrogami), dan penyerbukan dengan bantuan manusia (antropogami).

Sementara itu, penyerbukan berdasarkan asal serbuk sarinya dibedakan lagi menjadi empat, yakni penyerbukan sendiri (autogami), penyerbukan tetangga (geitogami), penyerbukan silang (alogami), dan penyerbukan bastar (hybridogamy).

Penyerbukan pada Tumbuhan Berdasarkan Perantaranya

1. Penyerbukan dengan Bantuan Angin (Anemogami)

Sesuai dengan namanya, penyerbukan ini terjadi karena adanya bantuan angin. Contohnya adalah pada pohon jagung.

Proses penyerbukannya:

Angin bertiup di sekitar tanaman jagung, lalu serbuk sarinya terlepas. Serbuk sari yang lepas itu kemudian terbawa angin.

Serbuk sari pun menempel pada putik bunga jagung lain dan terjadilah penyerbukan.

Tumbuhan yang penyerbukannya menggunakan anemogami biasanya memiliki tangkai sari yang panjang serta serbuk sarinya ringan, banyak, dan berbulu.

Tumbuhan ini juga biasanya tidak memiliki warna bunga yang mencolok, tidak memiliki kelenjar madu, dan kepala putiknya besar.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved