PPKM Mikro

Selama Pengetatan PPKM Mikro, Wali Kota Hendri Septa: Objek Wisata di Kota Padang akan Ditutup

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, selama pemberlakuan PPKM Mikro maka semua objek wisata ditutup.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Wali kota Padang, Hendri Septa 

"Nanti kita lihat ya, karena dia beda ya. Kalau kita pengetatan dan sekedar antisipasi saja," kata Hendri Septa.

"Karen pengetatan seperti itu saja, tidak terlalu seperti PPKM Darurat, tapi tetap ada pengawasan," katanya.

Baca juga: Aturan PPKM Mikro Bagi Pelaku Usaha di Padang, Wali Kota:Hanya Boleh Beroperasi Hingga Pukul 5 Sore 

Baca juga: Pengetatan PPKM Mikro di Padang: Sekolah Dialihkan Online, 75 Persen Bekerja di Rumah (WFH)

Ketentuan PPKM Mikro di Padang 

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, selama PPKM Mikro di Kota Padang, terdapat ketentuan yang harus diperhatikan oleh para pelaku usaha.

Di antaranya, pelaku usaha hanya boleh menyediakan makanan atau minuman di tempat hingga pukul 5 sore.

Ketentuan menyediakan makan atau minum di tempat juga dibatasi hanya boleh sebesar 25 persen dari kapasitas tempat duduk.

"Lewat pukul 5 sore itu, meja dan kursi tidak dibolehkan ada lagi di situ untuk menghindari warga makan di tempat dan adanya kerumunan," kata Hendri Septa, Rabu (7/7/2021).

Hendri Septa menjelaskan, setelah pukul 17.00 WIB atau 5 sore pelayanan usaha makanan hanya boleh melayani take away, atau makanan dibawa pulang.

"Untuk layanan makanan melalui pesan antar atau dibawa pulang tetap dizinkan sampai pukul 20.00 WIB. Pelaksanaan tetap dengan protokol kesehatan yang ketat," ungkapnya.

Baca juga: Pengetatan PPKM Mikro di Padang: Sekolah Dialihkan Online, 75 Persen Bekerja di Rumah (WFH)

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan pada pusat perbelanjaan atau mal, pusat perdagangan, juga dilakukan pembatasan jam operasional hingga pukul 17.00 WIB.

Begitu juga pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 25 persen dengan protokes secara lebih ketat. 

Hendri Septa mengatakan, ketentuan pengetatan pelaku usaha ini mengikuti arahan intruksi Kemendagri untuk Padang hingga 20 Juli 2021.

"Untuk pelaku usaha tolong patuhi, karena ini instruksi kemendagri," kata Hendri Septa

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved