Breaking News:

PPKM Mikro

Pengetatan PPKM Mikro di Bukittinggi, Warga Dibatasi Masuk Kota, Polisi Dirikan 11 Pos Penjagaan

Pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Bukittinggi mulai diterapkan sejak 6 sampai 20 Juli 2021.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Kawasan wisata Jam Gadang, Bukittinggi. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Bukittinggi mulai diterapkan sejak 6 sampai 20 Juli 2021.

Seiring dengan itu, warga pun dibatasi masuk wilayah Kota Bukittinggi.

Polres Bukittinggi mendirikan sebanyak 11 pos penjagaan.

Baca juga: Aturan Salat Idul Adha di Padang saat PPKM Mikro: Boleh Berjemaah di Masjid, di Lapangan Dilarang

Hal ini dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bukittinggi untuk membatasi masyarakat yang hendak berkunjung ke Kota Bukittinggi.

Kasat Lantas Polres Bukittinggi, Iptu Ghanda Novidiningrat mengatakan, pendirian pos penjagaan tersebut berkaitan dengan PPKM Mikro yang sudah ditetapkan pemerintah setempat.

"Ya, masyakarat yang mau masuk ke Bukittinggi mulai dibatasi," kata Iptu Ghanda Novidiningrat, Rabu (7/7/2021).

Ia juga menyebutkan, pembatasan ini sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021.

Baca juga: Selama Pengetatan PPKM Mikro, Wali Kota Hendri Septa: Objek Wisata di Kota Padang akan Ditutup

Dalam menjalankan aturan ini, pihaknya juga telah mendirikan pos-pos PPKM Mikro di beberapa titik yang menjadi akses masyarakat menuju Kota Bukittinggi.

"Totalnya ada 11 pos yang kita dirikan di akses jalan menuju Bukittinggi," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved