Tabel Diameter Planet-planet di Dalam Tata Surya serta Perbandingannya

Carilah informasi tentang diameter planet-planet di dalam tata surya dan catatlah di dalam tabel. Lalu, buatlah perbandingan dengan membandingkannya d

Editor: Saridal Maijar
Space via Tribun Kalteng
Tabel Diameter Planet-planet di Dalam Tata Surya serta Perbandingannya 

TRIBUNPADANG.COM - Tabel diameter planet-planet di dalam tata surya serta perbandingannya.

Pertanyaan tersebut merupakan soal halaman 122 sampai 123, Tema 9 Kelas 6 SD/MI, Subtema 2 Pembelajaran 5, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2018.

Subtema 1 yang tentang Benda Angkasa Luar dan Rahasianya, merupakan bagian dari materi Tema 9 berjudul Menjelajah Angkasa Luar.

Berikut pertanyaan dan kunci jawaban Tema 9 Kelas 6 halaman 122 - 123:

Ingatkah kamu dengan sketsa sistem tata surya yang telah kamu buat sebelumnya?

Untuk membuat model tata surya, kamu perlu memuat perbandingan ukuran planet-planet yang ada di dalamnya. Bersama dengan kelompokmu, lakukanlah kegiatan berikut.

1. Carilah informasi tentang diameter planet-planet di dalam tata surya dan catatlah di dalam tabel. Lalu, buatlah perbandingan dengan membandingkannya dengan planet yang memiliki diameter paling kecil (perhatikan contoh).

Jawaban:

Tabel diameter planet-planet di dalam tata surya

2. Dengan menggunakan data tersebut, kamu dapat menentukan perbandingan ukuran planet dalam tata surya dengan cukup akurat.

Misalnya dalam model, kamu menggunakan ukuran diameter planet terkecil (Merkurius) sebesar 1 cm, maka diameter planet lainnya akan mengikuti sesuai perbandingan yang kamu buat.

3. Lalu, siapkan alat dan bahan yang kamu perlukan sesuai sketsa dan rencana yang kamu telah susun bersama kelompokmu sebelumnya untuk membuat model tata surya 3 dimensi, atau semi 3 dimensi. Semi 3 dimensi adalah menggabungkan antara dua dimensi dan tiga dimensi dalam satu model.

Perhatikan kembali contoh yang ada pada pembelajaran 1 dan 2.

4. Jika ada bahan yang harus dipersiapkan terlebih dulu, maka kamu harus membuatnya terlebih dahulu untuk memastikan bahan tersebut dapat digunakan sesuai yang diinginkan.

5. Susunlah langkah-langkah kegiatan yang akan kamu lakukan bersama dengan anggota kelompokmu dengan saksama. Kamu dapat menggunakan diagram atau tulisan dalam bentuk paragraf untuk menyusunnya.

6. Diskusikan kembali langkah-langkah tersebut untuk memastikan semua hal yang dibutuhkan dapat dilakukan.

7. Lakukanlah pembagian tugas kepada semua anggota kelompok. Lalu tentukanlah cara atau strategi untuk memastikan semua anggota kelompok melakukan tugas masing-masing dengan baik.

Bulan yang Setia kepada Bumi

Bulan adalah salah satu benda langit yang mungkin paling sering terlihat di Bumi, selain Matahari.

Bulan adalah satelit Bumi karena Bulan berputar mengelilingi Bumi. Bulan melakukan rotasi terhadap Bumi.

Selain itu Bulan juga berotasi pada porosnya sendiri selama kurang lebih 28 hari, hampir sama dengan waktu Bumi berotasi.

Bulan adalah satu-satunya satelit Bumi. Bulan akan terus mengitari Bumi.

Jarak Bulan yang cukup dekat dengan Bumi membuatnya jaraterlihat besar bila dilihat dari Bumi.

Bulan berjarak 384.000 kilometer dari Bumi. Suhu di permukaan Bulan adalah 100°C di siang hari dan negatif 170°C pada malam hari.

Siang dan malam berlangsung selama kira-kira dua minggu.

Dengan menggunakan teleskop, Bulan dapat diamati dengan cukup jelas dari Bumi.

Permukaan Bulan dipenuhi dengan kawah-kawah hasil tabrakan Bulan dengan meteor-meteor.

Jika dilihat dari Bumi, ada beberapa bagian Bulan yang tampak gelap, dan ada bagian yang terang.

Bagian-bagian gelap itu merupakan dataran rendah, sedangkan bagian yang terang merupakan pegunungan.

Meskipun terletak dekat dengan Bumi dan selalu mengitari Bumi, kenampakan Bulan sangat berbeda dengan Bumi.

Bulan tidak memiliki air atau atmosfer. Manusia tidak bisa bernafas di Bulan.

Pada beberapa bagian dekat kutub ditemukan kemungkinan adanya es di kawah-kawah yang ada.

Dataran rendah yang luas di Bulan disebut dengan laut, meskipun tidak mengandung air seperti di Bumi.

Dataran rendah itu juga merupakan dampak tabrakan dengan meteorit yang terselimuti lava gunung berapi.

Pada zaman dahulu Bulan juga memiliki gunung-gunung berapi. Gunung tertinggi di Bulan tingginya 8.200 meter.

Bulan berlubang-lubang karena memiliki kawah dengan beragam ukuran. Kawah terbesar di Bulan memiliki luas 200 km.

(TribunPadang.com)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved