Apa Implikasi Letak Indonesia terhadap Aspek Geologis?
Indonesia berada pada jalur pertemuan tiga lempeng, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Hindia.
TRIBUNPADANG.COM - Apa implikasi letak Indonesia terhadap aspek geologis?
Artikel ini adalah bagian Laman Edukasi yang disediakan TribunPadang.com untuk menjawab pertanyaan populer.
Hari ini pertanyaan yang dijawab adalah apa implikasi letak Indonesia terhadap aspek geologis?
Baca juga: Apa Saja Nama-nama Kelengkapan Seragam Pramuka? Jawaban Tema 8 kelas 3 Halaman 55
Melansir Kemdikbud.go.id, keuntungan posisi Indonesia juga dapat dilihat secara geologis.
Indonesia berada pada jalur pertemuan tiga lempeng, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng
Hindia.
Posisi tersebut membuat Indonesia memiliki banyak gunung api.
Keuntungan dari letak geologi seperti ini adalah beragamnya potensi sumber energi dan mineral.
Selain letaknya yang startegis Indonesia juga memiliki luas wilayah yang tergolong besar.
Badan Informasi Geospasial (BIG) menyebutkan wilayah Indonesia terdiri atas daratan seluas 1.922.570 km2
dan perairan seluas 3.257.483 km2.
Jika dibandingkan dengan wilayah lainnya, maka luas wilayah Indonesia (daratan dan lautan) kurang lebih sama dengan Eropa atau hampir sama dengan Amerika Serikat atau Australia.
Daratannya terdiri atas 13.466 pulau yang menjadikannya sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia.
Banyaknya pulau membuat garis pantainya juga sangat besar yaitu mencapai 99.030 kilometer.
Apa implikasi letak Indonesia terhadap aspek ekonomi?
Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Anak Mandiri ? Jawaban Tema 8 kelas 3 Halaman 55
Melansir Kemdikbud.go.id, secara geografis letak Indonesia sangat strategis karena menjadi jalur lalu lintas perdagangan dunia.
Kapal dagang dari Jepang, China, dan negara-negara lainnya melewati Indonesia menuju negara-negara tujuan di Eropa.
Indonesia juga dilewati jalur perdagangan dari Asia ke arah Australia dan Selandia Baru.
Indonesia dilalui oleh jalur pelayaran utama dunia.
Jalur utama tersebut merupakan jalur pelayaran perdagangan paling penting dan melayani pasar utama dunia.
Indonesia juga memiliki rute pelayaran pendukung (secondary route) yang melayani pasar yang lebih kecil.
Selain dilalui jalur utama, Indonesia juga dilalui oleh jalur pelayaran sekunder.
Indonesia berada di Benua Asia yang saat ini perkembangan ekonominya sangat cepat.
Letak geografis memberi pengaruh bagi Indonesia, baik secara sosial, ekonomi, maupun budaya.
Menjadi jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan dunia, bangsa Indonesia telah lama menjalin interaksi sosial dengan bangsa lain.
Interaksi sosial melalui perdagangan tersebut selanjutnya menjadi jalan bagi masuknya berbagai agama ke Indonesia, seperti Islam, Hindhu, Buddha, Kristen, dan lain-lain.
Indonesia yang kaya akan sumber daya alam menjual berbagai komoditas atau hasil bumi seperti kayu cendana, lada, pala, cengkeh, dan hasil perkebunan lainnya ke negara-negara Eropa, China, dan negara lainnya.
Negara-negara lain menjual berbagai produk barang seperti porselen, kain sutra, tenunan halus, mesin, dan lain-lain ke Indonesia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/peta-indonesia.jpg)