Breaking News:

Zainudin Amali Sebut Kompetisi Bisa Digelar, Format Seperti Penyelenggaraan Piala Menpora 2021

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan izin penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 20

Editor: Emil Mahmud
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Para pemain Persib Bandung melakukan selebrasi usai menyingkirkan PSS Sleman dalam laga leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (19/4/2021) malam. Laga berakhir dengan skor 1-1 (0-0), Persib Bandung unggul agregat 3-2 dan lolos ke final menantang Persija Jakarta. 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan izin penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2021.

Kepastian itu ia umumkan setelah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali di Mabes Polri, Senin (31/5/2021) sore.

Sebelum berangkat ke Mabes Polri, Zainudin Amali siang harinya  membeberkan lebih dulu kalau izin Liga segera turun.

Ia berharap, setelah izin dikeluarkan kompetisi nanti harus berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat seperti halnya Piala Menpora 2021.

Baca juga: Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Musim 2021-2022 Tetap Gunakan Format Promosi dan Degradasi

Baca juga: Cek Daftar Penerima BLT UMKM Program BPUM, Klik! eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id

“Ya, harapannya kompetisi berjalan lancar, prokes tetap disiplin seperti pramusim kemarin, tidak ada kejadian atau insiden yang bisa mengganggu dan masyarakat bisa menonton hiburan sepakbola,” kata Menpora Amali.

Seperti diketahui, turnamen pramusim Piala Menpora 2021 sukses digelar tanpa adanya orang yang terpapar covid-19.

Hal itu bisa terjadi lantaran penerapan protokol kesehatan ketat yang dijalani secara disiplin oleh para pelaku sepakbola di dalamnya.

Hanya saja di penghujung turnamen, tepatnya setelah Persija dinobatkan sebagai juara. Suporter Persija Jakarta melakukan perayaan di jalan-jalan Ibu Kota sehingga membuat kerumunan.

Hal itu pun jadi catatan pihak Kepolisian agar jalannya Liga nanti,  suporter klub-klub tetap patuh dalam menerapkan protokol kesehatan dan tidak mengulangi hal seperti itu lagi.

“Beberapa waktu lalu penyelenggaraan sudah cukup bagus, tapi yang kami sayangkan pada akhir turnamen ada arak-arakan yang potensial menimbulkan klaster Covid-19,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved