Breaking News:

Tiga Oknum ASN di Sumut Diamankan Polisi Terkait Kasus Penjualan Vaksin Secara Ilegal

Tiga oknum ASN di Sumut diamankan polisi karena kasus penjualan vaksin secara ilegal. Tiap orang yang menerima diminta membayar Rp 250 ribu.

Editor: Mega Satriani Purwaningtyas
Tribun Medan/Muhammad Fadli Taradifa
Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak pimpin pengungkapan kasus penjualan vaksin covid-19 oleh oknum dokter dan ASN Dinkes Sumut, Jumat (21/5/2021). 

TRIBUNPADANG.COM - Tiga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara diamankan polisi karena terlibat kasus penjualan vaksin ilegal.

Pelaku berinisial IW selaku ASN di Rutan Tanjung Gusta, Medan, KS dan SH, selaku ASN di Dinkes Sumut, serta satu orang agen properti berinisial SW.

Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus ini berdasarkan informasi yang dihimpun dan dilakukan pengembangan.

Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen pol Panca Putra Simanjuntak didampingi Wakapolda Sumut Brigjen pol Dadang Hartanto di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut Jalan Sisingamangaraja XII Medan, Jumat (21/5/2021).

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menjelaskan, pengungkapan ini bermula dari informasi yang mereka terima tentang adanya jual beli vaksin Covid-19 di masyarakat.

"Di mana vaksinasi dilakukan dengan imbalan tertentu kepada kelompok masyarakat yang seharusnya belum menerima. Karenanya Polda Sumut secara terpadu melakukan penyelidikan, dan pada Selasa (18/5/2021) tim menemukan adanya kegiatan vaksin di sebuah perumahan," ujarnya.

Baca juga: Bukan Karena Vaksin Covid-19, Guru di Sukabumi Lumpuh Akibat Penyakit Langka

Lanjutnya saat memberikan keterangan, pemberian vaksin tersebut dikoordinir oleh SW yang merupakan agen properti yang bekerjasama dengan IW dan KS.

"Sebelumnya, kepada penerima vaksin diminta biaya berupa uang sebesar Rp250 ribu. Dari pendalaman dan pemeriksaan yang dilakukan, modus operandinya SW melakukan koordinasi dengan IW dan KS," sebutnya.

Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengamankan tiga oknum ASN dan seorang agen properti dalam kasus penjualan vaksin ilegal, Jumat (21/5/2021).
Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengamankan tiga oknum ASN dan seorang agen properti dalam kasus penjualan vaksin ilegal, Jumat (21/5/2021). (Youtube Tribun Medan)

Masih dikatakan Panca, seharusnya, vaksin tersebut diberikan kepada petugas publik dan napi di Lapas Tanjung Gusta.

"Tetapi vaksin itu diberikan kepada masyarakat yang membayar," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved