Bagaimana Dampak Peristiwa Tersebut Terhadap Setiap Pihak yang Terlibat? Jawaban Tema 9 Kelas 6
Bagaimana dampak peristiwa tersebut terhadap setiap pihak yang terlibat? Pernyataan di atas merupakan soal Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 Halaman 169.
Editor:
Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM - Bagaimana dampak peristiwa tersebut terhadap setiap pihak yang terlibat?
Pernyataan di atas merupakan soal Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 Halaman 169.
Simak berikut ini jawaban dari soal yang ada dalam Buku Tematik tersebut yang ditujukan bagi orang tua dalam mengawasi anak belajar di rumah.
Bagi para siswa diharapkan dapat mencari jawaban sendiri.
Baca juga: Peristiwa Peratuan dan Kesatuan Apa yang Dijelaskan Dalam Bacaan di Atas? Jawaban Tema 9 Kelas 6
Baca juga: Sudut Lurus Adalah . . . Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 8 Kelas 3 Halaman 35
Baca juga: Adakah Kata Asing Bagi Kamu dalam Tulisan Iklan di Atas? Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 3
Baca juga: Apakah yang Dimaksud dengan Iklan? Simak Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 3
Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 169
Ayo Berdiskusi
Dengan menggunakan bacaan di atas dan sumber informasi lainnya, lakukanlah kegiatan berikut ini secara berpasangan.
A. Menjawab pertanyaan.
1. Peristiwa peratuan dan kesatuan apa yang dijelaskan dalam bacaan di atas?
Pemerintah Daerah Cirebn bekerjasama dengan pengusaha dan perajin batik untuk meningkatkan nilai jual batik Trusmi..
2. Bagaimana dampak peristiwa tersebut terhadap setiap pihak yang terlibat?
Setiap pihak yang terlibat mendapatkan manfaat yang baik dengan peristiwa persatuan dan kesatuan tersebut. Pemerintah Daerah mendapatkan pajak, pengusaha dan pengrajin mendapat keuntungan dari penjualan batik.
B. Menceritakan pengalaman Bersama dengan temanmu, ceritakanlah sebuah pengalaman tentang peristiwa persatuan dan kesatuan yang melibatkanmu. Tuliskanlah cerita tersebut dalam bentuk gambar berseri. Lakukanlah analisis bagaimana peristiwa itu berhubungan dengan persatuan dan kesatuan Lakukanlah analisis dampak peristiwa tersebut terhadap dirimu sendiri. Jelaskanlah dampak peristiwa tersebut dalam bentuk gambar dan ceritakanlah di depan kelas.
Pada saat itu aku mengikuti kegiatan gotong royong membersihkan kelas masing-masing. Aku dan teman-temankuku membersihkan kelas bersama sama. Ada yang menyapu, mengepel, membersihkan jendela, kursi, meja, dll. Kegiatan tersebut dapat mempererat tali persaudaraan juga pekerjaan menjadi cepat selesai. Peristiwa gotong royong berhubungan erat dengan persatuan dan kesatuan. Misalnya pada saat teman yang lain mengalami kesusahan memindahkan barang barang dikelas kita bersama sama memindahlkan agar pekerjaan menjadi ringan. Dampak peristiwa persatuan bagi diri sendiri adalah kegiatan pembelajaran berjalan nyaman sehingga dapat belajar dengan maksimal dalam kelasKunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 170
Ayo Renungkan
Dampak modernisasi apa sajakah yang menurutmu paling memengaruhimu? Mengapa? Bagaimana caramu untuk menghadapi dampak modernisasi tersebut?
Dampak modernisasi yang menurut saya paling memengaruhiku adalah perkembangan teknologi misalnya saja teknologi komunikasi. Karena dengan ditemukannya telepon seluler hampir semua kegiatan menggunakan benda tersebut. Cara menghadapi dampaknya adalah dengan mengatur waktu agar tidak semua waktu tersita di depan layar handphone.
Kerja Sama dengan Orang Tua
Bersama dengan orang tuamu carilah sebuah cerita dari majalah atau dari buku cerita. Bacalah bersama cerita itu lalu menggambarlah sama-sama tentang isi ceritanya bersama-sama.
Cerita Malin Kundang
Di sebuah desa, hiduplah seorang perempuan miskin. Ia hidup bersama anak tunggalnya, namanya Malin Kundang. Saat Malin Kundang mulai dewasa, ia memutuskan untuk pergi ke kota. Ia ingin mengadu nasibnya di sana. Dengan berat hati, ibunya pun mengizinkan.
Hingga beberapa tahun kemudian, Malin berhasil mengubah nasib. Ia telah menjadi saudagar yang kaya raya. Suatu hari, Malin ingin melihat keadaan desanya. Ibu Malin yang mengetahui kedatangan anaknya segera berlari menuju dermaga. Benar saja, di sana terlihat Malin dengan istrinya yang sangat rupawan.
Malin mengenali ibunya. Namun, ia malu mengakui orangtua yang berpakaian sangat lusuh itu. Sungguh sakit hati Ibunya mendengar perlakuan Malin. Ibunya lalu mengutuk Malin. “Hatimu sungguh sekeras batu, Malin. Maka, kau aku kutuk menjadi batu. Kau anak yang durhaka.” ucap ibunya.
Baca selengkapnya di sini
(Tribunpadang.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/belajar-di-rumah11111.jpg)
