Gempa Mentawai

Getaran Gempa Mentawai: Benda Ringan Digantung di Rumah, Bergoyang di Bukittinggi dan Payakumbuh

Update gempa 5.9 SR guncang kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (5/5/2021), warga di sejumlah daerah ikut merasakan getarannya.

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Ilustrasi: Jam Gadang 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Update gempa 5.9 SR guncang kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (5/5/2021), warga di wilayah se-Sumbar turut merasakan getarannya.

Sebelumnya, dikabarkan gempa kali ini terjadi pada Rabu sekira pukul 08.24 WIB, yang berpusat di Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumbar.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Irwan Slamet, mengatakan sejauh ini gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Pihaknya berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Dia mengingatkan, saat terjadinya gempa untuk menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Gempa tektonik terjadi pukul 08.24 WIB di wilayah Mentawai. Hasil analisis menunjukkan informasi awal gempa berkekuatan Mw=5,8 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi  Mw=5,7," kata Irwan Slamet.

Ia menyebutkan, episenter gempa terletak pada koordinat 2,06 LS dan 99,59 BT -- tepatnya berlokasi di darat -- jarak 1 km arah Timur Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar.

Selain itu, imbuhnya gempa tersebut memiliki kedalaman 41 kilometer/KM.

Dia menambahkan setelah memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.

"Gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Guncangan gempa dirasakan oleh orang banyak dalam rumah di daerah Mentawai IV MMI," ujarnya.

Gempa juga dirasakan oleh orang banyak dalam rumah pada siang hari di Painan III-IV MMI.

Selanjutnya, getaran gempa dirasakan nyata di dalam rumah dan sekaan truk berlalu di Padang, Pariaman III MMI.

"Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang di Bukittinggi, Padang Panjang, Payakumbuh II MMI," sebutnya.

Namun begitu, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

BPBD Tinjau RSUD Mentawai

Dilansir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mentawai melakukan pengecekan ke rumah sakit (RS) pascagempa yang mengguncang kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (5/5/2021) pagi WIB.

Dikabarkan bahwa gempa berkekuatan 5.8 SR terjadi dan dirasakan juga oleh warga Kota Padang, hingga --  sebagian wilayah Provinsi Sumbar -- berpusat di kawasan Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar).

"Hingga saat ini petugas sedang di lapangan untuk melakukan pengecekan di RSUD Kepulauan Mentawai," kata Kalaksa BPBD Kepulauan Mentawai, Novriadi, Rabu (5/5/2021).

Novriadi menjelaskan, RSUD Kepulauan Mentawai berlokasi di Kilometer 9, Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumbar.

"Oleh karena RSUD Kepulauan Mentawai ini mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Senin (3/5/2021) dini hari lalu," kata Novriadi.

Novriadi menyebutkan, sebelumnya gempa juga terjadi pada Senin (3/5/2021) berkekuatan 4.7 SR pukul 00.46 WIB.

Ilustrasi Gempa Bumi - Terjadi gempa bumi di Banda Aceh dengan magnitudo 5,3 pada Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 01.33 WIB.
Ilustrasi Gempa Bumi - Terjadi gempa bumi di Banda Aceh dengan magnitudo 5,3 pada Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 01.33 WIB. (TRIBUN BATAM)

"Dampak gempa dua hari yang lalu itu, ruangan UGD RSUD Kepulauan Mentawai terjadi retakan-retakan," ujar Novriadi.

Novriadi menyarankan agar ruangan tersebut tidak dipakai lagi. Hal itu setelah melihat kondisinya yang banyak terdapat retakan.

"Untuk laporan hari ini, apakah ada pasien yang dibawa keluar. Kita menunggu laporan dari petugas di lapangan," ujarnya.

Sedangkan untuk gempa pada Rabu hari ini, Novriadi menyebutkan berkekuatan 5.8 SR yang membuat masyarakat keluar rumah.

"Iya sedikit panik. Masyarakat pada keluar rumah semuanya, karena cukup kuat. Awalnya disebutkan 5.9 SR dan diupdate menjadi 5.8 SR," kata Novriadi.

Novriadi menyebutkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pengecekan ke lapangan.

"Apalagi di pusat gempa, yaitu di Tuapejat dengan lokasi 3 km tenggara Tuapejat. Jadi, terasa cukup kuat," katanya.

Baca juga: Update Terbaru Covid-19 Sumbar, Tambah 145 Kasus Positif, Ini Sebarannya Per 5 Mei 2021 Pagi

Sebelumnya, update gempa 5.8 SR yang menguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (5/5/2021).

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Irwan Slamet, saat digubungi TribunPadang.com mengatakan gempa tidak berpotensi tsunami.

"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," ujar Irwan Slamet, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Gempa Bumi 5,8 Guncang Mentawai Rabu Pagi, Warga di Padang Rasakan Getaran Cukup Kuat dan Agak Lama

Kata dia, gempa terjadi sekitar pukul 08.24 WIB dengan lokasi lintang 2.04 LS, bujur 99.62 BT.

Ia juga menyebutkan, gempa yang dirasakan masyarakat ini memiliki kedalaman 29 km.

"Lokasinya di 3 km tenggara Tuapejat, Sumatera Barat," ujarnya.

Gempa bumi yang terjadi sekira pukul 08.24 WIB dengan magnitude 5,8 cukup mengejutkan warga Padang, Sumbar, Rabu (5/5/2021) pagi.

Seorang warga, Nova Hernanda yang tinggal di Air Tawar Kota Padang mengatakan gempa yang terjadi tersebut terasa keras dan kuat. 

“Yang jelas panik, gempa bumi terasa kuat dan agak lama terasa di sini tadi," ujar Nova.

Baca juga: Getaran Gempa Bumi Mentawai Magnitudo 5,8 Terasa hingga Padang, Warga Rasakan Cukup Lama 

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Bumi 5,8 SR Guncang Mentawai, Getaran Terasa hingga Padang

Nova menambahkan gempa bumi terasa mengayun sekira lima menit. 

"Saya lagi training kerja, lalu terasa gempa lumayan lama sekitar 5 menitan," sambung Nova.

Selain itu, kata Nova, getaran juga dirasakan oleh beberapa orang yang ada di tempat tinggalnya.

Dia juga melihat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Ada teman saya yang lari keluar, karena merasakan lantai rumah bergoyang," tutur Nova. 

Baca juga: Kepala BNPB Ingatkan Ancaman Gempa dan Tsunami di Sumbar, Masyarakat Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

Baca juga: BPBD Sumbar Ingatkan Potensi Gempa 8,9 SR dan Tsunami di Padang hingga Mentawai

Diberitakan sebelumnya, getaran gempa bumi Mentawai, Rabu (5/5/2021) pagi terasa hingga Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Seorang warga bernama Wulan (28) mengatakan gempa terasa kuat dirasakannya di rumahnya di kawasan Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

"Iya, gempanya terasa kuat. Sedikit lama terasa," kata Wulan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Bumi 5,8 SR Guncang Mentawai, Getaran Terasa hingga Padang

Baca juga: UPDATE Gempa Bumi Tektonik M 5,7 Guncang Kepulauan Mentawai, BPBD: Tidak Ada Laporan Kerusakan

Ia menyebutkan, sempat meminta anak-anak dan saudaranya untuk keluar rumah.

"Tadi sedang duduk di luar rumah, anak-anak diminta keluar," katanya.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Irwan Slamet, saat dihubungi TribunPadang.com membenarkan informasi tersebut.

"Iya ada gempa dirasakan masyarakat. Pusatnya di Kepualauan Mentawai," katanya.

Diberitakan sebelumnya gempa bumi kembali guncang Sumatera Barat, Rabu (5/5/2021).

Gempa bumi magnitudo 5,8 ini berpusat di Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumbar.

Baca juga: Penjelasan BMKG soal Gempa 5,7 SR di Mentawai Sumbar, Belum Ada Laporan Kerusakan

Baca juga: Gempa Bumi 5.7 SR Guncang Mentawai, BPBD: Getaran Terasa Kuat di Tuapejat dengan Skala III-IV MMI

Melansir twitter BMKG, gempa bumi Mentawai memiliki kedalam 29 km.

Gempa bumi yang terjadi pukul 08:24:35 WIB ini berada di 3 km tenggara Tuapejat.

Gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Getaran gempa bumi Mentawai ini terasa hingga Kota Padang.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved