Breaking News:

Nekat Beroperasi di Bulan Ramadhan, Kafe Karaoke di Kuranji Padang Didatangi Satpol PP

Sebuah kafe karaoke yang nekat beroperasi di bulan Ramadhan di Kuranji Padang, Sumatera Barat didatangi petugas Satpol PP, Rabu (28/4/2021) dini hari.

istimewa
Sebuah kafe karaoke yang nekat beroperasi di bulan Ramadhan di Kuranji Padang, Sumatera Barat didatangi petugas Satpol PP, Rabu (28/4/2021) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com. Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebuah kafe karaoke yang nekat beroperasi di bulan Ramadhan di Kuranji Padang, Sumatera Barat didatangi petugas Satpol PP, Rabu (28/4/2021) dini hari.

Selain memberikan peringatan keras pada pemilik kafe, petugas mengamankan 2 unit alat pengeras suara beserta 4 orang yang diduga pemandu lagu.

Petugas Satpol PP mengamankan mereka di sebuah karaoke di kawasan By Pass Taruko Kecamatan Kuranji, Padang. 

Baca juga: UPDATE Positif Covid-19 di Pesantren Ar Risalah Bertambah Jadi 245 Orang, Siswa Diisolasi di Sekolah

Baca juga: Sudah 30 Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Maninjau, Edi Netrial: Terbaru di Galapuang dan Tanjungsani

Lokasi karaoke tersebut nekat menggelar live music.

Kasat Pol PP Padang, Alfiadi mengatakan pemilik karaoke tersebut mendapat peringatan keras karena telah melanggar peringatan.

Kegiatan mereka juga telah meresahkan masyarakat setempat. 

"Kita perintahkan jajaran untuk mengamankan dua unit speaker dan pemandunya dari tempat tersebut," ujar Alfiadi.

Ia menjelaskan, pada bulan Ramadhan tidak diizinkan melakukan kegiatan karaoke dan live music di Kota Padang.

Larangan tersebut bertujuan tidak menganggu kegiatan ibadah umat muslim di bulan Ramadhan.

"Selain mengamankan 2 unit speaker  dan 4 orang wanita yang diduga sebagai pemandu lagu. Pemilik juga dipanggil untuk peringatan," katanya.

Ia menjelaskan, speaker dan wanita pemandu karaoke dibawa ke Mako Satpol PP di Jalan Tan Malaka Padang akan diproses sesuai peraturan yang berlaku.

"Sudah jelas kegiatan hiburan malam selama bulan Ramadhan dilarang beraktivitas. Namun, di tempat ini masih nekat beraktivitas sehingga berujung pada penyitaan peralatan dan pengunjungnya," katanya.

Alfiadi mengingatkan dengan tegas kepada seluruh tempat usaha hiburan agar bisa menghargai orang yang tengah menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

"Kalau masih ada yang kedapatan, maka akan berkunjung pada penyitaan dan diproses sesuai aturan," ujarnya.

Penulis: Rezi Azwar
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved