Breaking News:

Periksa 14 Takjil BPOM Padang Temukan 2 Sampel Mengandung Pewarna Tekstil Rhodamin B

Periksa 14 Takjil BPOM Padang Temukan 2 Sampel Mengandung Pewarna Tekstil Rhodamin B

Tribun Bali/M Ulul Azmy
Ilustrasi. Staf BBPOM Denpasar menunjukkan hasil uji rapid test sejumlah sampel bahan makanan usai sidak mamin di Pasar Kreneng, Senin (21/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Padang, Firdaus Umar mengatakan, pihaknya menemukan dua jenis takjil yang mengandung bahan berbahaya.

Produk ini ditemukan saat uji sampling pada 14 jenis takjil yang dijual pedagang di kawasan Pasar Bandar Buek, Kota Padang, Sumatera Barat.

Menurutnya, dari 14 takjil, ditemukan 2 takjil mengandung pewarna tekstil Rhodamin B, yang termasuk bahan berbahaya.

Baca juga: Gubernur Sumbar Mahyeldi Resmi Lantik Bupati Solok dan Solok Selatan

Baca juga: UPDATE Harga iPhone di Padang Akhir April 2021, iPhone 11 Pro 64GB & iPhone 11 Pro Max Turun Harga

"Ada dua sampel ditemukan pewarna tekstik Rhodamin B, yaitu cendol delima dan delima mentah," kata Firdaus Umar, Senin (26/4/2021).

Firdaus Umar mengatakan, takjil mengandung Rhodamin B ini sudah diamanakan.

Pedagang takjil tersebut sudah dilarang berjualan.

"Kita secepatnya menelusuri darimana sumber produk takjil tersebut. Takjil pangan positif Rhodamin itu tidak dibolehkan dijual," kata Firdaus Umar.

Rhodamin B, kata Firdaus Umar termasuk bahan berbahaya dan tidak boleh di lapangan.

Jika dimakan, akan berdampak pada kesehatan dan menimbulkan penyakit, seperti irititasi lambung, kerusakan organ tubuh, hingga menderita kanker.

Halaman
12
Penulis: Rima Kurniati
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved