Breaking News:

Satu Masjid Dilarang Gelar Pesantren Ramadhan, Pengurus dan Garin Positif Covid-19

Walikota Padang Hendri Septa mengatakan satu masjid di Padang dilarang melaksanakan pesantren Ramadhan. Hal ini dikarenakan ditemukan kasus positif C

ISTIMEWA/HUMAS PEMKO PADANG
Wali Kota Padang Hendri Septa memimpin rapat penanganan Covid-19 terkait pelaksanaan Pesantren Ramadhan 1442H/2021M yang dimulai serentak pada 18 April 2021 lalu di masjid dan musala se-Kota Padang. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Walikota Padang Hendri Septa mengatakan satu masjid di Padang dilarang melaksanakan pesantren Ramadhan.

Hal ini dikarenakan ditemukan kasus positif Covid-19 pada garin dan pengurus masjid.

"Memang ada satu masjid yang kita larang, karena pengurus masjid dan garinnya positif Covid-19," kata Hendri Septa, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Bantah Wagub Sumbar, Wako Hendri Septa Tegaskan Tak Ada Klaster Pesantren Ramadan di Padang

Baca juga: 300 Warga Kota Padang Diamankan Petugas Gabungan karena Melanggar Protokol Kesehatan

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 22 April 2021 Pagi, Sudah 34.916 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Hendri Septa memastikan tidak ada klaster penyebaran kasus Covid-19 dari pesantren Ramadhan.

"Pesantren Ramadhan baru hanya beberap hari, kenapa disalahkan," ungkapnya.

Menurutnya, garin dan pengurus yang positif ini lokasi masjid di Gunung Pangilun.

Mereka sudah diisolasi dan dilakukan tranking, tracing dan testing.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 16 April 2021 Pagi, Sudah 33.559 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Baca juga: Update Corona Indonesia - Kamis 15 April 2021: Pasien Positif Tambah 6.177 dan Sembuh 6.362

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 14 April 2021 Pagi, Sudah 33.227 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

"Mereka sudah diisolasi, InsyaAllah dalam dua minggu akan sembuh," ungkapnya.

Hendri Septa mengatakan, pelaksanaan pesantren Ramadhan tetap jalan dengan protokol kesehatan.

Selain itu, camat dan lurah juga sudah diperintahkan untuk turun setiap saat memastikan protokol kesehatan saat pesantren Ramadhan.

"Jika ada yang positif, kita gerak cepat, kita bekerja menangani, sehingga tidak ada lagi yang tidak terpantau," ungkapnya. (*)
 

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved