Breaking News:

PPKM Mikro Diterapkan di Sumbar, Dinkes Siapkan SDM untuk 3T Hingga Tingkat Nagari

Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masuk dalam salah satu provinsi yang harus melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis m

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Arry Yuswandi saat diwawancara wartawan, Kamis (28/1/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masuk dalam salah satu provinsi yang harus melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2021.

Pemberlakukan PPKM Mikro untuk 25 provinsi ini, mulai berlaku sejak tanggal 20 April 2021 sampai 3 Mei 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi mengatakan akan ada pembahasan nantinya di tingkat Satgas penangan Covid-19 Provinsi Sumbar.

Baca juga: UPDATE Corona Padang, Pasien Covid-19 di Padang Bertambah 66 Orang, Sudah 16.442 Terpapar

Baca juga: Update Corona Indonesia Bertambah 5.041 Positif, 5.963 Sembuh, dan 132 Meninggal

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 16 April 2021 Pagi, Sudah 33.559 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Hanya saja dalam bidang kesehatan, kata Arry Yuswandi, pihaknya akan mempersiapkan SDM tenaga kesehatan.

SDM nakes ini disiapkan sampai level pukesmas atau bidang di pos nagari.

"Kita akan konsolidasi juga supaya nanti, tenaga kesehatan di pukesmas dan nagari berupaya aktif dalam PPKM Mikro," kata Arry Yuswandi, Rabu (21/4/2021) di Padang.

Baca juga: Update Corona Indonesia - Kamis 15 April 2021: Pasien Positif Tambah 6.177 dan Sembuh 6.362

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 14 April 2021 Pagi, Sudah 33.227 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Baca juga: Antisipasi Pemprov Sumbar Jalankan Puasa Ramadan Saat Pandemi Corona, Ini Arahan Gubernur Mahyeldi

Dijelaskannya, saat PPKM Mikro diterapkan, pelaksanaan 3T atau Testing, Tracing, Treatment akan dimasifkan hingga tingkat nagari.

Selain itu, pemantauan tempat isolasi nagari untuk warga yang terpapar Covid-19 oleh petugas kesehatan.

Dikatakannya, saat ini Provinsi Sumbar termasuk zona orange, sementara daerah yang zona merah hanya Kabupaten Lima Puluh Kota.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 12 April 2021 Pagi, Sudah 33.069 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 6 April 2021 Pagi, 32.206 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 2 April 2021 Pagi, Sudah 31.862 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Menurutnya, pemberlakukan ketentuan lain seperti menutup masjid yang dilakukan Kalimantan Barat bukan kewenangan dirinya.

Melainkan kewenangan Satgas Covid-19 tingkat Sumbar, seperti Gubernur, Wakil Gubernur dan OPD yang menentukan nantinya.

"Kalau pembahasan dengan menteri, polri, panglima TNI, Kementerian Agam memang Sumbar diarahkan PPKM Mikro, namun sampai saat ini belum ada penekanan itu," ungkapnya.

Arry Yuswandi, mengatakan pelaksanaan 3T hingga tingkat nagari juga melibatkan pihak Polri/ TNI. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved