Breaking News:

Perantau Diminta Tak Mudik, Gubernur Sumbar: Jika Rindu Randang dan Lamang Tapai Bisa Dikirimkan

Warga Perantauan Diminta Tak Mudik, Gubernur Mahyeldi: Jika Rindu Rendang dan Lamang Tapai Bisa Dikirim

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Gubernur Sumbar saat ditemui di Masjid Al Hakim Padang, Senin (5/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi menegaskan dan mengimbau agar warga Sumatera Barat (Sumbar) di perantauan tidak mudik lebaran tahun ini.

Hal ini untuk melindungi keluarga dan memutus rantai penyebaran virus corona.

"Saya berharap pada perantau di manapun berada, yang berencana pulang sebaiknya mendengarkan arahan pemerintah pusat untuk mengundur niatnya pulang kampung," tegas Mahyeldi, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Pria di Pesisir Selatan Dilaporkan Hilang, Warga Temukan Sampan Terbalik di Muara Pasir Pelangai

Baca juga: Lamang Tapai, Jajanan Tradisional Khas Minangkabau yang Digemari saat Ramadhan

Dia menyatakan, Covid-19 di Sumatera Barat memang masih bisa dikendalikan.

Akan tetapi, masih ada kekhawatiran pada masa lebaran mengalami peningkatan.

Oleh karena itu, dia mengajak perantau untuk berlebaran dengan memanfaatkan teknologi yang ada. 

"Bisa berlebaran melalui daring. Jika rindu dengan rendang, rindu lemang tapai, Insya Allah nanti bisa dikirimkan melalui dunsanak yang ada di kampung halaman," tutur Mahyeldi.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan terkait penjagaan di pintu masuk jalur darat, laut, dan udara ke daerah Sumbar.

Kata dia, hal itu akan dievaluasi.

Baca juga: Kepala BNPB Ingatkan Ancaman Gempa dan Tsunami di Sumbar, Masyarakat Harus Tingkatkan Kesiapsiagaan

Baca juga: Peringatan Dini BMKG : Waspada Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Daerah Sumbar

Menurutnya, pengawasan memang perlu dilakukan agar di perbatasan terkendali dengan baik.

"Akan tetapi yang jelas, dari pemerintah pusat juga tidak ada penerbangan dan juga tidak ada kendaraan atau bus-bus yang mudik," tutur Mahyeldi.

Mahyeldi berharap dengan sinergi seluruh kabupaten kota di Sumbar dan antar provinsi, semua bisa terkendali. (*)
 

 
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved