Breaking News:

Cuaca Ekstrem di Sumbar

Cuaca Ekstrem Landa Sumbar, BMKG: Masih Berpotensi hingga 3 Hari ke Depan

Cuaca Ekstrem Landa Sumbar, BMKG: Masih Berpotensi hingga 3 Hari ke Depan

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Cuaca Ekstrem Landa Sumbar, BMKG: Masih Berpotensi hingga 3 Hari ke Depan 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang Pariaman memprediksi cuaca ekstrem bakal melanda sejumlah wilayah Sumbar.

Kepala seksi observasi dan informasi BMKG Padang Pariaman Yudha Nugraha mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut diprediksi melanda wilayah Sumatera Barat termasuk perairan Selat Mentawai.

Ia menyebut, cuaca ekstrem tersebut berupa angin kencang serta hujan dengan intensitas tinggi. 

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang di Padang, Pesisir Selatan dan Sejumlah Daerah Sumbar

Baca juga: Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Tujuan Sikakap dan Tuapejat Mentawai Batal Berangkat Jumat dan Sabtu

"Untuk wilayah perairan sendiri tinggi gelombang laut berkisar antara 1,5 hingga 2,5 meter," ungkap Yudha Nugraha, Jumat (2/4/2021).

Ia menambahkan, kondisi cuaca ekstrem tersebut masih berpeluang terjadi hingga 4 sampai 5 April 2021 ini.

Menurut Yudha, adanya fenomena angin kencang dapat berpotensi merusak dan menimbulkan bencana berupa pohon atau objek berat lainnya tumbang atau roboh.

Selain itu adanya pola tekanan rendah di lautan juga ikut meningkatkan tinggi gelombang yang bisa dikatakan berisiko tinggi bagi kapal-kapal kecil.

"Sebagian besar daerah Pesisir Barat Sumbar mulai dari Pasaman Barat hingga Pesisir Selatan termasuk Kepulauan Mentawai merupakan daerah yang paling berpotensi tinggi," jelas Yudha.

Baca juga: Banjir Rendam 2 Nagari di Ranah Ampek Hulu Tapan Pessel, Ketinggian Air hingga Dada Orang Dewasa

Baca juga: 901 KK Terdampak Banjir di Ranah Ampek Hulu, Nagari Binjai dan Kampung Tangah Daerah Terparah

Selain itu daerah Sumbar lainnya seperti Padang Panjang, Solok, Solok Selatan, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Bukittinggi, Tanah Datar, dan sekitarnya juga ikut berpeluang terjadi angin kencang.

Yudha mengimbau agar masyarakat mewaspadai terjadi perubahan kondisi cuaca secara signifikan.

Kemudian menghindari berada di dekat objek-objek yang terlihat rapuh terutama pada saat kondisi langit berubah secara cepat dari terang ke gelap. 

"Serta tetap mengikuti imbauan dari instansi terkait di bidang kebencanaan untuk mengurangi dampak dan resiko yang ditimbulkan akibat kondisi cuaca ekstrem saat ini," sebut Yudha. (*)

 
 

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved