Cuaca Ekstrem di Sumbar

Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Tujuan Sikakap dan Tuapejat Mentawai Batal Berangkat Jumat dan Sabtu

Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Tujuan Sikakap dan Tuapejat Mentawai Batal Berangkat Jumat dan Sabtu

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
tribunpadang.com/reziazwar
Kapal Mentawai Fast membatalkan pelayaran hari ini Jumat 2 April 2021 dan besok karena adanya gelombang tinggi. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kapal Mentawai Fast membatalkan pelayaran hari ini dan besok karena adanya gelombang tinggi.

Manager Mentawai Fast, Ari Bayu saat dihubungi TribunPadang.com membenarkan adanya pembatalan pelayaran tersebut.

Pembatalan dilakukan untuk seluruh pelayaran tujuan Sikakap dan Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Jumat (2/4/2021) dan Sabtu (3/4/2021).

Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Petir di Mentawai, Padang, dan Pesisir Selatan

Baca juga: BPBD Sumbar Ingatkan Potensi Gempa 8,9 SR dan Tsunami di Padang hingga Mentawai

"Kita mohon maaf atas pembatalan seluruh pelayaran Mentawai (Sikakap dan Tuapejat) di hari Jumat dan Sabtu akibat cuaca ekstrem," kata Ari Bayu, Jumat (2/4/2021).

Kata dia, pembatalan tersebut tergantung dari kapten kapal.

Namun, pembatalan juga karena pihaknya sudah mendapatkan peringatan dari pihak BMKG.

"Kecepatan angin juga sampai 19 sampai 25 knots,"ujar Ari Bayu.

Ia menyebutkan, kalau cuaca mendukung akan diberangkatkan pada Minggu (4/4/2021).

"Kalau tidak akan kita berangkatkan pada Senin (5/4/2021) besok ini," katanya.

Disebutkannya, sampai saat ini masyarakat mengerti akan adanya pembatalan tersebut.

Manurutnya, hal itu dikarenakan pelayaran tersebut bergantung pada keselamatan penumpang juga.

"Terkait gelombang dna cuaca masyarakat ini, tetap berhati-hati. Untuk jadwal keberangkatan kita selanjutnya akan kita infokan lagi," katanya.

Ari Bayu menyebutkan, dalam mingu sebelumnya penumpang tidak ada kenaikan.

"Penumpang seperti biasa saja, sekitar 120 sampai 130 orang. Rata-ratanya 100 orang," sebutnya.

Ia mengatakan, penumpang tersebut juga sudah berkurang semenjak adanya Covid-19.

"Itu sudah pengurangan isi penumpang dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Walau kita penuhkan isi kapal, penumpangnya itu yang tidak ada," katanya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved