Banjir di Pesisir Selatan
1.500 Nasi Bungkus Dihasilkan dari Dapur Umum, Warga Bersemangat Meskipun Belum Mandi
Sebanyak 1.500 porsi nasi bungkus telah disiapkan untuk korban banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Bara
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji
TRIBUNPADANG.COM, PESISIR SELATAN -- Sebanyak 1.500 porsi nasi bungkus telah disiapkan untuk korban banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)
Hingga Selasa (30/3/2021), sebagian dari warga mengaku masih kurang tidur dan belumlah bisa mandi semenjak Senin (29/3/2021) lalu.
Bahkan, saat berita ini ditulis pada Selasa pukul 18.30 WIB, terlihat warga Kecamatan Ranah Ampek Hulu masih sibuk di dapur umum.
Pantauan TribunPadang.com Selasa (30/3/2021), tampak belasan perempuan dan 10 laki-laki masih hilir mudik di dalam dapur umum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan.
Kendati daerah pemukiman mereka dilanda bencana alam, namun mereka masih sempat mengobrol sembari melepaskan tawa, lantaran obrolan yang saling-menyahut sepanjang hari di dapur umum.
Sari (54) warga Nagari Kampung Tengah, sejak Senin (29/3/2021) sore masih terlihat di dapur umum dan bersemangat guna menyiapkan nasi untuk korban banjir.
"Asalkan bersama-sama saya masih semangat," imbuhnya.
Linda (39) membeberkan hal yang sama, bahwa dari kemarin sore ia hanya tidur dua jam tapi tidak masalah agar seluruh warga bisa mendapatkan bantuan nasi bungkus.
"Hingga Selasa (30/3/2021) sore hari ini saya belum mandi untuk menyiapkan nasi bungkus ini," ucapnya.
Sejauh ini lanjutnya, setiap warga saling mengerti tugasnya masing-masing serta sudah saling memahami apa yang harus dikerjakan.
Warga sudah mengisi pos masing-masing, sampai sore sudah 1.200 bungkus nasi sudah dibagikan untuk korban banjir.
"Target kami pukul 22.00 WIB nasi bungkus sudah selesai sebanyak 1. 500 porsi," kata Linda.
Setiap nasi yang sudah selesai, dibagikan langsung oleh BPBD bersama ketua kampung dan warga.
Sampai saat ini, ungkapnya sekitar 10 ton beras, 20 kilogram/Kg cabai dan 48 Kg minyak goreng telah digunakan untuk menghasilkan sebanyak 1.500 porsi nasi bungkus.
Baca juga: UPDATE Banjir di Pesisir Selatan: Warga Dambakan Bantuan, Rumah Mereka Terendam Selama 3 Hari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/nagari-bantuan.jpg)