Apa Perbedaan Karya Montase, Kolase, Mozaik dan Aplikasi?
Kamu telah mengamati contoh-contoh karya montase, kolase, mozaik, dan aplikasi. Apa perbedaan karya montase, kolase, mozaik, dan aplikasi?
TRIBUNPADANG.COM - Apa perbedaan karya montase, kolase, mozaik, dan aplikasi?
Pertanyaan tersebut merupakan soal Tema 7 Kelas 4 SD/MI halaman 104, Pembelajaran 2 Subtema 3.
Subtema 3 berjudul Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku, Tema 7 berjudul Indahnya Keragaman di Negeriku.
Berikut pertanyaan dan kunci jawaban Tema 7 Kelas 4 halaman 104:
Ayo Berdiskusi
Kamu telah mengamati contoh-contoh karya montase, kolase, mozaik, dan aplikasi. Apa perbedaan karya montase, kolase, mozaik, dan aplikasi? Coba diskusikan dengan teman-teman sekelompokmu. Selanjutnya, ceritakan hasil diskusimu kepada Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.
Jawaban
Hasil Diskusi :
Perbedaan karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik di atas serta contohnya. Maka bisa kita ketahui kalau yang membedakan di antaranya yaitu dari bahan yang digunakan dan ditempelkan. Kolase dari macam-macam bahan yang tidak sama, montase dengan bahan dari gambar jadi, aplikasi pada kain, lalu mozaik merupakan bentuk susunan dari lembaran bahan yang sama.
Karya montase, kolase, aplikasi, dan mozaik merupakan karya seni rupa. Keempat jenis karya tersebut dibuat dengan teknik tempel. Bahanbahan yang ditempelkan beragam.
Montase dibuat dengan menempelkan gambar-gambar yang sudah jadi. Gambar-gambar itu dapat diambil dari majalah bekas, surat kabar, atau media lainnya. Gambar-gambar itu kemudian disusun ulang membentuk gambar adegan baru sesuai yang kita inginkan.
Karya kolase dibuat menggunakan paduan aneka bahan (misalnya kertas, kain, kayu). Aneka bahan itu ditempelkan pada permukaan gambar.
Mozaik dibuat dengan menempelkan potongan-potongan bahan. Dibandingkan kolase, potongan-potongan bahan yang ditempelkan lebih kecil. Bahan yang digunakan sejenis, misalnya kertas saja, kaca saja, atau keramik saja. Namun, supaya lebih menarik, digunakan macam-macam warna.
Karya aplikasi dibuat dengan menempelkan suatu bentuk dari bahan tertentu. Karya aplikasi banyak diterapkan pada kerajinan kain.
Cara membuat karya montase:
1. Tentukan tema karya, misalnya tentang keragaman budaya di Indonesia.
2. Buatlah rancangan karya montase pada selembar kertas.
3. Carilah gambar-gambar sesuai rancangan. Gambar-gambar dapat kamu peroleh dari buku bekas, majalah, atau koran bekas.
4. Guntinglah gambar-gambar yang kamu peroleh.
5. Rekatkan potongan gambar-gambar pada kertas sesuai rancangan.
6. Jika perlu, lengkapi dengan gambar dengan menggunakan pensil, lalu warnailah.
Cara membuat karya kolase:
1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas, kain, kayu, atau biji-bijian.
3. Potong-potong bahan kolase, kecuali biji-bijian.
4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.
Cara membuat karya mozaik:
1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas atau kain.
3. Potong-potong kertas atau kain menjadi potongan kecil-kecil.
4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.
Cara membuat karya aplikasi:
1. Siapkan bahan untuk aplikasi, misalnya kain atau kertas (kertas berwarna atau kertas bekas kalender).
2. Rancanglah gambar pada selembar kertas sesuai dengan tema yang dipilih.
3. Potonglah kain atau kertas menjadi bentuk tertentu, misalnya daun, bunga, binatang, atau bentuk-bentuk lain sesuai dengan gambar rancangan.
4. Tempelkan potongan bentuk tersebut pada benda yang akan dihias. Tempelkan menggunakan lem atau dengan menjahit jika aplikasi menggunakan kain.
(TribunPadang.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/kunci-jawaban-buku-tema-7-kelas-4-sdmi-halaman-104-106-pembelajaran-2-subtema-3.jpg)