Breaking News:

Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana

Mahyeldi dan Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana

istimewa
Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana 

TRIBUNPADANG.COM - Mahyeldi dan Audy Joinaldy resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat setelah dilantik Kamis (25/2/2021).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik pasangan gubernur dan wakil gubernur Sumbar masa jabatan 2021 - 2024 langsung di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta sekitar pukul 10.30 WIB.

Biro Humas Setdaprov Sumbar
Biro Humas Setdaprov Sumbar

Keputusan Presiden tentang pengesahan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar masa jabatan 2021-2024 dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Nanik Purwanti.

"Terhitung sejak saat pelantikan mengesahkan pengangkatan Saudara Mahyeldi sebagai Gubernur Sumbar dan Saudara Audy Joinaldy sebagai Wakil Gubernur Sumbar," kata Nanik Purwanti.

Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana
Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana (istimewa)

Pelantikan Mahyeldi-Audy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat bersamaan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad-Marlin Agustina serta Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah-Rosjonsyah.

Setelah dilantik Presiden Joko Widodo, Mahyeldi mendapat kesempatan pertama sebagai kepala daerah yang memberikan sambutan dan keterangan pers. 

Bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, Mahyeldi menuturkan dalam waktu 100 hari, sesuai komitmen ketika kampanye, pihaknya akan mempersiapkan segera RPJM Sumbar 2021-2024.

Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana
Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana (istimewa)

Penanganan Covid-19 serta penguatan ekonomi masyarakat juga prioritas utama. 

Khusus penguatan ekonomi ini, Mahyeldi menuturkan pihaknya akan memberikan kemudahan mendapatkan permodalan bagi pelaku UMKM.

Saat ini ada sekitar 590 ribu jumlah UMKM di Sumatera Barat.

"Di samping itu juga kita concern, sebagaimana Sumatera Barat memiliki kearifan lokal berfalsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Syarak Mangato Adaik Mamakai dan ini juga agenda kita berikutnya," katanya mengutip siaran youtube Sekretariat Presiden.

Beberapa poin lainnya yang juga disampaikan Mahyeldi adalah upaya peningkatan pariwisata dan memantapkan pendidikan yang sudah dituangkan dalam RPJM Sumbar dan RPJM Nasional.

Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana
Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana (istimewa)

"Mudah-mudahan dengan dukungan presiden, jajaran kementerian dan lembaga, DPRD dan masyarakat, mudah-mudahan visi misi dan agenda ini bisa berjalan dengan sebaik-baiknya," ujar Mahyeldi

Disambut Saat Mendarat

Seratusan orang relawan pemenangan Mahyeldi Audy memadati ruang tunggu VIP Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar pada Kamis (25/2/2021) malam.

Relawan yang tergabung dalam Sahabat Indonesia Baru (Saiba), Gerakan Mak-mak (Gema) dan Mahyeldi Audy (MAU) ini sengaja datang untuk menyambut kedatangan pasangan Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Audy Joinaldi yang baru saja dilantik pada pagi hari yang sama di Istana Merdeka, Jakarta.

Kedatangan Mahyeldi Audy sudah dinantikan oleh para relawan sejak sore hari. Setibanya, rombongan kepala daerah pun diberikan kalungan bunga yang telah disiapkan oleh relawan Emak-emak.

Mahyeldi mendapat ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo setelah dilantik sebagai Gubernur Sumbar di Istana
Mahyeldi mendapat ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo setelah dilantik sebagai Gubernur Sumbar di Istana (istimewa)

Ketua relawan MAU, Ilhamsyah Mirman, mengatakan, tidak ada persiapan khusus dalam penyambutan gubernur. Apalagi imbuhnya, pelantikan kepala daerah juga dalam kondisi mendadakdan masih dalam suasana pandemi.

Baca juga: Besok, Mahyeldi akan Melantik 11 Bupati Walikota Secara Langsung

Baca juga: Asa Pedagang Pasar Raya Padang terhadap Mahyeldi-Audy, Kami Berharap tidak Digusur saat Jualan

Ditanya bagaimana rencana kegiatan relawan selanjutnya, menurut Ilhamsyah, tidak ada rencana khusus.

"Tidak ada persiapan khusus untuk penyambutan dan tidak ada rencana khusus selanjutnya. Sebagaimana niat dari awal, relawan itu sifatnya sukarela. Tugas kami sudah selesai, kedepan tidak akan membebani tugas mereka sebagai kepala daerah. Sebaliknya kalau bisa kami ikut membantu mendorong potensi perantau agar dimaksimalkan, karena dana APBD Sumbar terbatas," harap Ilhamsyah.

Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana
Mahyeldi-Audy Joinaldy Dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wagub Sumbar di Istana (istimewa)

Hal serupa juga disampaikan Ketua Umum Saiba, Ilham Pisang. Katanya, penyambutan jadi ajang temu kangen dengan relawan yang ada, sebab sejak usai Pilkada, cukup lama tidak bertemu dengan para relawan, khususnya pada pasangan Mahyeldi dan Audy.

Baca juga: SAH . . . Mahyeldi-Audy Resmi Menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar

Baca juga: Dipercepat, Mahyeldi-Audy Dilantik Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Besok di Istana Negara

"Sebagai relawan, 6 bulan lamanya kami keliling mengikuti kampanye buya dan Audy. Lalu setelah kemenangan ada jeda cukup lama tidak bertemu jadi rindu. Dan, terutama sekali penyambutan ini juga sebagai bentuk rasa syukur menyambut pemimpin baru Sumbar. Kedepan kita akan turut serta membantu mensukseskan program pemerintah," ujar Ilham Pisang.

Selain relawan, kepala daerah beserta istri juga disambut oleh para pejabat struktural Pemprov Sumbar. Sekretaris Daerah Alwis, mengenalkan para pejabat satu persatu kepada Mahyeldi.

Selanjutnya, rombongan secara terbatas dan tertutup mengadakan pertemuan di ruang VIP. 

Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Hefdi mengatakan, perihal pelantikan ini, kehadirannya tamu undangan dibatasi dan harus melalui sejumlah protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: PROFIL dan Biodata Lengkap Mahyeldi yang Dilantik jadi Gubernur Sumbar, Punya Sederet Penghargaan

"Dalam pelantikan tersebut, hanya dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar, penjabat Gubernur yang diundang dan juga keluarga inti isteri dan anak melalui sejumlah protokol kesehatan secara ketat," kata Hefdi.

Diketahui, Pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu meraih suara terbanyak di Pilkada Sumbar 2020 dengan mengantongi 726.853 suara atau 32,43 persen. (ADV)

Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved