Breaking News:

Kekeringan di Padang Kian Meluas, Melanda 7 Kelurahan, 250 KK Terdampak

Barlius menambahkan, diperkirakan 250 KK yang terdampak kekeringan pada tiga kecamatan, Padang Selatan, Lubuk Begalung dan Lubuk Kilangan.

Istimewa
BPBD Padang distribusikan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kekeringan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) meluas menjadi tujuh kelurahan.

Hal ini dikatakan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Barlius, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Kekeringan Melanda 8 Kelurahan di Padang, Kadis Pertanian Sarankan Petani Tanam Palawija

Menurutnya, awalnya kekeringan hanya terjadi pada Kelurahan Batang Harau, Kelurahan Seberang Palinggam, dan Bukit Gado- Gado.

"Kemudian meluas jadinya, Jondul Rawang, Pegambiran, Mata Air, dan Padang Besi," kata Barlius.

Barlius mengatakan, sumber air masyarakat di daerah tersebut berasal dari sumur dan mata air dari atas bukit.

Karena beberapa hari belakangan cuaca Kota Padang panas, sumur dan sumber air dari atas bukit itu mengering.

Baca juga: Terancam Gagal Panen Akibat Kekeringan, Petani di Bungus Teluk Kabung Siram Sawah secara Manual

Barlius menambahkan, diperkirakan 250 KK yang terdampak kekeringan pada tiga kecamatan, Padang Selatan, Lubuk Begalung dan Lubuk Kilangan.

Untuk membantu warga mengatasi kekeringan ini, BPBD Padang juga sudah menyalurkan air besih.

"Paling tidak sudah 250 KK yang kita bantu, distribusinya tidak bisa sekali, tapi pada satu lokasi yang sama, dua kalu sehari kita distribusikan air," ungkapnya.

Barlius mengatakan selagi masyarakat butuh, BPBD Padang akan mengupayakan pendistribusian air setiap harinya.

Baca juga: Kota Padang Dilanda Kemarau, BPBD Salurkan Air Bersih di 3 Kelurahan yang Terdampak Kekeringan

"Sumber air kita masih memadai, airnya dari sumber air PDAM Gunung Pangilun yang diangkut dengan mobil tangki, kita dibantu juga dengan ACT dan Rumah Zakat," tambahnya.

Menurutnya, berdasarkan prediksi BMKG, diperkirakaan memasuki awal bulan Maret, Kota Padang akan memasuki musim hujan

"Masyarakat juga harus waspada, karena perubahan cuaca nanti bisa mengakibatkan bencana, seperti tanah longsor,bisa juga banjir," tambahnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved