Breaking News:

Terancam Gagal Panen Akibat Kekeringan, Petani di Bungus Teluk Kabung Siram Sawah secara Manual

Kawasan Kecamatan Bungus Teluk Kabung rata-rata mengalami kekeringan akibat kemarau. Sawah petani pun terancam gagal panen.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Tribun Jabar/Ery Chandra
Ilustrasi musim kemarau 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Musim kemarau melanda Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Kawasan Kecamatan Bungus Teluk Kabung rata-rata mengalami kekeringan akibat kemarau.

Sawah petani pun terancam gagal panen.

Baca juga: Kota Padang Dilanda Kemarau, BPBD Salurkan Air Bersih di 3 Kelurahan yang Terdampak Kekeringan

Camat Bungus Teluk Kabung, M Lathif mengatakan, untuk mengantisipasi gagal panen, petani melakukan penyiraman sawah secara manual.

"Untuk saat ini belum ada gagal panen, tapi tingkat kekeringannya cukup tinggi," kata M Lathif, Jumat (19/2/2021).

Disebutkannya, masyarakat berupaya untuk melakukan penyiraman secara manual pada sore hari.

Baca juga: DLH Padang Kekurangan 59 Kontainer Sampah, Mairizon: 30-50 KK Seharusnya Ada 2 Kontainer

"Namun, kalau kemarau ini tetap berlanjut bisa membuat petani gagal panen," katanya.

Ia sudah melaporkan ke Dinas Pertanian terkait kekeringan yang terjadi kawasan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Ia menyebutkan, saat ini masyarakat masih berusaha mengairi air sawah dari aliran air terdekat.

Baca juga: Guru di Padang Kembali Jalani Tes Swab, tapi Cuma 10 Persen di Setiap Sekolah

Menurutnya, air yang tersedia tidak cukup untuk mengairi sawah yang cukup luas.

"Saat ini kita meminta kelurahan yang ada untuk melaporkan kondisi sawah yang mengalami kekeringan dan melaporkan berapa luas areal sawahnya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved