Greg Fealy Raih Penghargaan, Inginkan Orang Australia Makin Banyak yang Berbahasa Indonesia

Sampai saat ini pada setiap peringatan \'Australia Day\' di tanggal 26 Januari, Pemerintah Australia memberikan penghargaan bernama \'Order of Austral

Editor: Emil Mahmud
tribunPadang.com/RimaKurniati
Ilustrasi: Sejumlah relawan menampilkan senam abjad Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) di Batang Arau Padang. 

TRIBUNPADANG.COM - Sampai saat ini pada setiap peringatan \'Australia Day\' di tanggal 26 Januari, Pemerintah Australia memberikan penghargaan bernama \'Order of Australia\', yang tahun ini diberikan kepada 845 warga di Australia yang dinilai telah memberikan inspirasinya.

Adalah Pakar politik Islam Indonesia Dr Greg Fealy mendapat penghargaan dari Pemerintah Australia, karena dianggap berjasa memperkuat hubungan Australia dengan Indonesia.

Kali ini Dr Gregeory John Fealy, atau akrab dengan nama Greg Fealy, seorang \'associate professor\' di Australian National University (ANU) yang juga warga di Canberra.

Ia mendapat penghargaan \'Member in the General Division\' karena peran signifikannya terhadap sektor pendidikan tinggi dan hubungan Australia-Indonesia.

Maksimalkan Pasar Luar Negeri, PT Semen Padang Ekspor 25.000 Ton Semen ke Australia

Harimau Tasmania Dirumorkan Muncul Lagi di Australia, Padahal Dikabarkan Telah Punah

"Saya meneliti tentang Indonesia dan hubungan Australia-Indonesia karena saya memiliki minat yang sangat besar untuk memahami Indonesia dan memastikan kedua negara bisa menjalin hubungan terbaik," ujar Profesor Greg.

"Jadi saya sangat mengharapkan agar semakin banyak orang Australia bisa berbahasa Indonesia dan bisa memahami sejarah, politik dan kebudayaan Indonesia," katanya kepada Farid M. Ibrahim.

Greg fealy

Istimewa: Profesor Greg Fealy menilai Australia lebih baik jika merasa dekat ke kawasan Asia Tenggara, seperti Indonesia, bukannya ke negara-negara barat.

Bagaimana Pak Greg melihat perkembangan di Indonesia saat ini, dari segi demokrasi dan segi lainnya?

Saya salah satu pengamat Indonesia yang merasa prihatin, karena saya menganggap bahwa kualitas demokrasi Indonesia cenderung merosot.

Merosot karena pemerintah tidak melindungi HAM dan suara-suara yang ingin mengecam pemerintah malahan semakin tertekan diduga oleh aparat.

Saya bisa memahami kekhawatiran pemerintah Indonesia mengenai kegiatan tertentu.

Sejauh ini tindakan diduga represif dan berkonsekuensi yang negatif bagi masa depan sistem demokrasi di Indonesia.

Mengingat Komunitas Islamis dalam masyarakat Indonesia sangat besar dan dalam sistem demokrasi mereka bisa menyuarakan aspirasi-aspirasinya, walaupun tidak disukai oleh orang lain.

Kalau mereka melanggar hukum, ya jelas harus ditindak dengan tegas.

Kalau kita melihat survei dari berbagai pihak, seperti Freedom House, itu semuanya menilai bahwa demokrasi Indonesia sedang menurun.

Hal apa yang paling berkesan bagi Pak Greg selama menggeluti studi tentang Indonesia?

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved