Breaking News:

Penanganan Covid

Pulihkan Ekonomi Setara Jelang Pandemi Covid-19, Indonesia Butuh Waktu 3 Hingga 5 Tahun

Indonesia paling tidak butuh waktu lima tahun untuk memulihkan perekonomian seperti sebelum pandemi Covid-19.

ISTIMEWA
Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan Bank Dunia Mari Elka Pangestu (tengah) dalam webinar Forum Diskusi Salemba 46, Sabtu (30/1/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Indonesia paling tidak butuh waktu lima tahun untuk memulihkan perekonomian seperti sebelum pandemi Covid-19.

Mengingat untuk keluar dari krisis bukan hal yang mudah. Apalagi Indonesia pernah mengalami krisis tersulit tahun 1998.

Hal itu dikemukakan oleh Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan Bank Dunia, Mari Elka Pangestu dalam webinar Forum Diskusi Salemba 46, Sabtu (30/1/2021).

"Kita akan mengalami pertumbuhan di bawah potensi, ini bisa berlangsung lama jika kita tidak melakukan perubahan dari segi kebijakan maupun tidak terjadi recovery investment," kata Mari Elka Pangestu

"Mungkin kita perlu waktu tiga hingga lima tahun untuk kembalikan situasi seperti pre Covid-19," tambah Mari Elka Pangestu .

Eks Menteri Perdagangan ini menjelaskan saat terjadi krisis ekonomi tahun 1998, Indonesia membutuhkan waktu delapan tahun untuk kembali ke kondisi sebelum krisis moneter.

Baca juga: Pandemi Bikin Lukman Makin Kreatif, Bisa Bikin Website Belajar dari YouTube

"Krismon 98 itu kontraksi yang sangat berat dan memerlukan beberapa tahun dengan low growth," ujar Mari Elka Pangestu .

Mari Elka Pangestu  menekankan pentingnya melakukan perubahan dan transformasi agar ekonomi RI bisa bangkit.

Bank Dunia pada tahun ini memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 4,4 persen dibandingkan tahun lalu yang terkontraksi minus 2,2 persen.

Pertumbuhan tersebut bisa terjadi dengan catatan program vaksinasi berjalan baik serta didukung hasil positif laju investasi.

Baca juga: 9 Penghargaan Nasional Diterima Wali Kota Padang: Apresiasi Pelayanan Prima di Masa Pandemi

Halaman
123
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved