Berita Mentawai Hari Ini
2 Nelayan Melaut Selama 5 Hari, Alami Gangguan Mesin Lalu Diselamatkan Tim SAR Mentawai
im search and rescue (SAR) mengevakuasi nelayan yang mengalami gangguan hingga mati mesin di perairan Beriulau, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, MENTAWAI - Tim search and rescue (SAR) mengevakuasi nelayan yang mengalami gangguan hingga mati mesin di perairan Beriulau, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Akmal mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (13/1/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.
"Namun, kami mendapatkan informasi sekitar pukul 12.40 WIB," kata Akmal, Rabu (13/1/2021).
Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung menuju lokasi dari kantor menuju Dermaga Tuapejat.
"Untuk kronologis yang kita dapatkan, informasinya 2 orang nelayan pergi melaut dengan kapal Tondo sudah 5 hari," kata Akmal.
Baca juga: 4 Korban Meninggal Dunia Akibat Laka Tambang di Solok Selatan, Warga Jateng Dibawa ke Dharmasraya
Baca juga: Laka Tambang di Solok Selatan, Polda Sumbar Menduga Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin
Namun, saat hendak kembali pulang mengalami mari mesin di perairan Beriulau Kecamatan Sipora Selatan.
"Akibatnya, nelayan tersebut tidak bisa melanjutkan pelayaran menuju pulang," katanya.
Pihaknya bersama petugas lainnya berhasil menemukan kapal tondo korban dan kedua nelayan tersebut dalam keadaan selamat.
"Selanjutnya koorban kita serahkan ke pihak keluarga, sedangkan operasi penyelamatan dna pencarian ditutup," kata Akmal.
Dijelaskannya, setelah didata pihaknya mengetahui kedua nelayan tersebut bernama Eri (35) dan Farhan (17).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/nelayan-sipora.jpg)