Kendala Apa Sajakah yang Dihadapi Triyono? Apakah Mimpinya?

Kendala apa sajakah yang dihadapi Triyono? Apakah mimpinya? Berikut kunci jawaban Tema 6 Kelas 4 halaman 25:

Editor: Saridal Maijar
Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Kendala Apa Sajakah yang Dihadapi Triyono? Apakah Mimpinya? 

TRIBUNPADANG.COM - Kendala apa sajakah yang dihadapi Triyono? Apakah mimpinya?

Pertanyaan tersebut merupakan soal halaman 25 Tema 6 Kelas 4 SD/MI, Pembelajaran 3, Subtema 1.

Materi Subtema 1 tentang Aku dan Cita-citaku, Tema 6 Cita-citaku, pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2017.

Berikut kunci jawaban Tema 6 Kelas 4 halaman 25:

3. Kendala apa sajakah yang dihadapinya?

Jawaban:

Kendala yang dialami Triyono adalah modal dan lahan yang kurang.

4. Apakah mimpinya?

Jawaban:

Mimpi Triyono adalah bisa memenuhi pasokan daging sapi di Jakarta yang saat ini masih impor dari luar negeri.

KLIK LINK DI BAWAH UNTUK JAWABAN LENGKAPNYA:

Baca juga: Kunci Jawaban Halaman 25 26 27 28 30 31 32 Tema 6 Kelas 4 SD/MI, Pembelajaran 3 Subtema 1

Peternak Muda dari Malang

Menjadi pengusaha di usia muda, mungkin bukan tujuannya. Ia hanya ingin membangun usaha mandiri seusai kuliah.

Seorang pemuda bernama Triyono merintis usaha peternakan bebek potong sejak tahun 2006 dengan modal seadanya.

Berbekal ilmu peternakan yang didapatnya dari tempat ia belajar di Universitas Sebelas Maret, ia memulai usahanya.

Usaha peternakan bebek potong ia kembangkan hingga pada tahun 2007 ia mendapat inspirasi baru.

Ketika melihat hewan-hewan kurban, ia berpikir untuk mulai membangun sebuah peternakan sendiri.

Untuk mendapatkan dana, ia membentuk sebuah kelompok bersama mengumpulkan dana dari teman-teman semasa kuliah.

Setahun kemudian, Triyono berhasil memiliki sebuah lahan.

Meski lahan itu tak terlalu besar, ia dapat membangun beberapa kandang untuk mulai beternak sapi.

Setelah usahanya berjalan, setahun berikutnya, ia mengembangkan usahanya untuk membangun peternakan dan pemotongan ayam.

Usaha Triyono kian membesar. Kini ia telah memiliki usaha ternak ayam, bebek, sapi berikut pemotongannya.

Ia pun mengolah limbah peternakannya untuk dijadikan pupuk. Meskipun kini usahanya kian membesar, ia tidak cepat puas.

Ia bermimpi bisa memenuhi pasokan daging sapi di Jakarta yang saat ini masih impor dari luar negeri.

(TribunPadang.com)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved