Breaking News:

Selamatkan Perantau di Wamena jadi Alasan Warga Tanahdatar Dukung Nasrul Abit

Perjuangan Nasrul Abit menyisir daerah konflik di Wamena, Papua, masih melekat di hati masyarakat Sumatra Barat (Sumbar), termasuk warga Tanah Datar.

Editor: Saridal Maijar
IST/Media Center NA-IC
Asrizal KH Sutan saat menyampaikan kekagumannya kepada Nasrul Abit di Nagari Padang Ganting, Kecamatan Padang Ganting, Tanah Datar, Senin (30/11/2020). 

WALAUPUN sudah setahun berlalu, perjuangan Nasrul Abit menyisir daerah konflik di Wamena, Papua, masih melekat di hati masyarakat Sumatra Barat (Sumbar), termasuk warga Tanah Datar.

Asrizal KH Sutan menilai Nasrul Abit sebagai pemimpin yang berani masuk daerah konflik. Karena keberanian itu, perantau Minang yang menjadi korban kerusuhan Wamena bisa pulang dengan selamat.

“Waktu Wamena bergejolak, beliau langsung masuk daerah itu. Sungguh pemberani. Beliau menyelamatkan orang Minangkabau di Wamena,” ujar tokoh masyarakat Padang Ganting, Kecamatan Padang Ganting, itu.

Ia menyampaikan pengakuan itu langsung kepada Nasrul Abit dan warga yang mengikuti safari politik calon gubernur nomor urut 2 itu di Padang Ganting.

Baca juga: Mengadu ke Nasrul Abit, Warga Solok Keluhkan Air Bersih hingga Gaji Guru Mengaji

“Beliau satu-satunya pemimpin yang berani. Jadi, wakil saja beliau sudah seperti menjadi gurbernur. Beliau langsung mengambil peran saat masyarakat kita sedang kesusahan di rantau. Itu yang membuat kami menjatuhkan pilihan,” tuturnya.

Asrizal mengungkapkan bahwa sejak pilkada 2020 bergulir, baru kali ini warga Padang Ganting didatangi langsung oleh calon Gubernur Sumbar.

“Kami sungguh bangga dan bahagia dikunjungi langsung oleh calon gubernur. Ini membuktikan beliau peduli kepada masyarakat bawah seperti kami yang tinggal di kampung,” ucapnya.

M. Nasir Datuak Sang Pahlawan, juga menyampaikan rasa salutnya kepada Nasrul Abit. Warga Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Utara, itu baru pertama bertemu Nasrul Abit dan langsung merasa klop.

Baca juga: Ninik Mamak Indrapura: Kalau Pak Nasrul Abit Kalah di Pessel, Malu Kita

“Beliau menyelamatkan orang Minangkabau di Wamena. Beliau satu-satunya pemimpin yang berani. Kami hanya menyaksikan di TV. Hari ini alhamdulillah bisa bertemu beliau,” katanya.

Sementara itu, Nasrul Abit dengan rendah hati berterima kasih kepada masyarakat di sana karena telah menerima rombongannya untuk bersilaturahmi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved