Breaking News:

Temui Nasrul Abit, Nelayan Padang Mengadu ke Sesama Anak Nelayan

CALON Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, berdialog dengan nelayan se-Kota Padang di Rumah Perjuangan Relawan Raden Saleh.

Editor: Saridal Maijar
IST/Media Center NA-IC
Calon Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, berdialog dengan nelayan di Kota Padang di Rumah Perjuangan Relawan Raden Saleh, Selasa (24/11/2020). 

CALON Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, berdialog dengan nelayan se-Kota Padang di Rumah Perjuangan Relawan Raden Saleh, Selasa (24/11/2020).

Para nelayan itu menumpangkan harapan mereka kepada Nasrul Abit, yang juga anak nelayan dan tinggal di Pantai Air Haji, Pesisir Selatan, sewaktu dulu.

Menurut perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kota Padang, Herman, dari empat calon Gubernur Sumbar, hanya Nasrul Abit yang mengerti laut. Bahkan dia tahu bahwa Nasrul Abit hobi memancing.

“Hanya beliau yang mengerti laut, dan persoalan laut harus diserahkan kepada yang mengerti laut. Yang mengurusi nelayan, ya, anak nelayan,” ujarnya.

Herman menyampaikan bahwa persoalan selama ini banyak bantuan untuk nelayan yang tidak sesuai dengan kebutuhan nelayan. Akibatnya, bantuan itu tidak dimanfaatkan oleh nelayan.

Baca juga: Nasrul Abit-Indra Catri Janjikan Fly Over Padang-Solok, Kemukakan saat Debat Pilgub Sumbar

“Bantuan walaupun sedikit asalkan keinginan nelayan. Selama ini dinas tidak menyerap aspirasi nelayan yang akan dibantu sehingga bantuan tidak dipakai. Mereka butuh jaring, tetapi diberi mesin, tentu tidak nyambung,” tuturnya.

Ketua Nelayan Pasie Nan Tigo, Rusdi, mengatakan bahwa banyak persoalan nelayan yang harus diselesaikan. Misalnya, soal rumah tak layak huni, bantuan alat tangkap, dan pengurusan surat menyurat kapal.

“Kami berharap kepada Pak Nasrul Abit. Beliau anak nelayan tentu paham persoalan nelayan,” ucapnya.

Juliadi, nelayan Bungus Teluk Kabung, juga berharap bantuan alat tangkap, seperti mesin tempel, jaring gambolo, dan jaring nilon, untuk menangkap ikan. Selain itu, dia ingin ada solusi dari sulitnya kepengurusan surat-menyurat kapal, khususnya untuk kapal 10 GT ke bawah.

“Kami nelayan kecil 10 GT ke bawah jangan sampai dipersulit. Harapan kami nelayan kami tumpangkan kepada Pak Nasrul Abit,” ujarnya.

Baca juga: Kunjungi Mentawai, Nasrul Abit Diarak Naik Motor Keliling Siberut Selatan

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved