Breaking News:

Polresta Padang Amankan Seorang Perempuan Penipuan CPNS, Modus Dapat Meluluskan Peserta Seleksi

Seorang perempuan mengaku dapat luluskan seseorang dalam seleksi penerimaan CPNS di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Modus pelaku dengan mengaku

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
tribunnews.com
Ilustrasi - Tes CPNS 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang perempuan mengaku dapat luluskan seseorang dalam seleksi penerimaan CPNS di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Modus pelaku dengan mengaku sebagai panitia seleksi penerimaan CPNS dan bisa meluluskan calon CPNS yang mendaftar.

Pelaku berinisial EL dilaporkan  dalam tindak pidana penipuan ke Polresta Padang.

Baca juga: Polresta Padang Amankan 3 Pelaku Penggelapan Sepeda Motor, Pelaku Gadaikan untuk Beli Sabu

Baca juga: Kawal MTQ Nasional di Sumbar, Polresta Padang Kerahkan 163 Personel

"Pelaku telah kita amankan pada Minggu (22/11/2020) dan saat ini telah dilakukan penahanan di Polsek Padang Timur," kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Selasa (24/11/2020).

Ia menjelaskan pelaku melakukan penipuan dengan modus dapat meluluskan peserta seleksi CPNS.

Dijelaskannya, pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/624/B/XI/2020/RESTA SPKT UNIT II, tanggal 21 November 2020.

Baca juga: Pemohon SKCK di Polresta Padang Tembus 200 Sehari, Pengaruh Agenda Pemberkasan CPNS

Baca juga: Ungkap Kejahatan Skimming ATM, Polresta Padang Terima Penghargaan dari BNI

"Sampai saat ini, baru ada dua orang korban dari penipuan yang dilakukan pelaku," katanya.

Disebutkannya, ada korban yang menjadi korban tindak pidana penipuan, yaitu berinisial MNS (26) dan MCA (28).

"Kejadian berawal ketika korban inisial MNS (26) bertemu dengan pelaku yang mengaku sebagai panitia seleksi penerimaan CPNS untuk penempatan di Kantor Gunernur Sumatera Barat," kata Rico.

Baca juga: Saldo 81 Nasabah BNI yang jadi Korban Skimming ATM Aman, Kapolresta Padang: Silakan Ganti Pin

Baca juga: Material SIM Habis, Polresta Padang Berikan SIM Sementara Dalam Bentuk Selembar Kertas  

Kemudian, pelaku meminta sejumlah uang untuk keperluan pengurusan pendaftaran dan lain-lain.

"Saat itu, pelaku meminta uang sebanyak Rp 3 juta dan korban memberikan uang tersebut secara tunai," ujarnya.

Namun, setelah itu pelaku kembali meminta uang untuk keperluan lain dengan total Rp 1.3 juta, dan dibayarkan secara bertahap melalui transfer.

Baca juga: Polresta Padang Kandangkan 15 Motor Knalpot Racing, 36 Surat Tilang Dilayangkan

Baca juga: Tim Gabungan Satpol PP dan Polresta Padang, Tindak 23 Pelanggar Protokol Kesehatan

"Jadi korbannya dijanjikanl lulus CPNS di akhir tahun 2020 ini oleh pelaku. Namun, setelah pengumuman kelulusan CPNS 2019 keluar, pelaku tidak bisa dihubungi lagi," katanya.

Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp 4.3 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polresta Padang. (*)
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved