Breaking News:

Pilkada Sumbar 2020

Totalitas Kampanye di Pilgub Sumbar, Timses Mahyeldi-Audy akan Flash Mob di Jalan

Juru Bicara Paslon Mahyeldi-Audy di Pilgub Sumbar 2020, Mulyadi Muslim mengatakan, timses akan totalitas kampanye ke depannya.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Saridal Maijar
Youtube/Padang TV
Pasangan Calon Gubernur Sumbar nomor urut 4: Mahyeldi-Audy Joinaldy. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Juru Bicara Paslon Mahyeldi-Audy di Pilgub Sumbar 2020, Mulyadi Muslim mengatakan, timses akan totalitas kampanye ke depannya.

Di samping kampanye pertemuan terbatas dan door to door, juga akan dilakukan kampanye kreatif, flash mop.

"Sekarang pendekatan door to door di kota kabupaten, untuk dua minggu lagi kampanye dilakukan dengan unik, flash mop," kata Mulyadi Muslim, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Kampanye Mahyeldi-Audy Sudah Menyasar ke Seluruh Kecamatan di Sumbar, Target Menang 40 Persen

Kata dia, selain Mahyeldi dan Audy, flash mop ini juga akan diikuti kader PKS, partisipan dan relawan di semua kabupaten dan kota di Sumbar.

"Nanti akan turun bersama, pakai spanduk di pinggir jalan, atau tempat keramaian dengan tetap menjaga jarak, dan pakai masker," kata Mulyadi Muslim.

Menurutnya, paslon Mahyeldi-Audy targetkan menang pilkada di angka minimal 40 persen, dengan kantong suara di berbagai daerah.

"Kantong suara dilihat dari kandidat yang ada, maka kantong suara untuk Mahyeldi-Audy itu Padang, Solok Raya, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Pesisir dan Agam," ujarnya.

Baca juga: Sumbangan Dana Kampanye Pilgub Sumbar: Mahyeldi-Audy Terbesar dan Terkecil FaGe, Ini Rinciannya

Kata dia, kantong suara di Agam. Sementara Solok Raya tidak ada calon lain selain Audy yang berasal daerah tersebut, sehingga memungkin kantong suara.

"Kalau Payakumbuh dan Lima Puluh Kota sebab Mahyeldi sumandonya orang sana," ujarnya.

Sementara, Pesisir Selatan sebab saat ini ada kader PKS yang maju di sana, Hamdanus berpasangan dengan petahana, Hendrajoni.

"Lalu daerah Agam, daerah asalnya Mahyeldi, kemudian Padang Pariaman," kata Mulyadi Muslim. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved